Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Bertambah Jadi Empat Orang
Empat korban kecelakaan beruntun di Sibolangit berada di instalasi jenazah RS Adam Malik Medan, sementara enam korban lainnya masih dirawat.
Foto ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- Di masa pandemi Covid-19, asupan vitamin D semakin populer dan diburu masyarakat. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga memerlukan vitamin D.
Dikatakan Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Anggraini Alam, konsumsi vitamin D terutama untuk anak, penting dilakukan guna menjaga daya tahan tubuh sehingga bisa terhindar dari berbagai penyakit.
Bila asupan vitamin D anak sudah terpenuhi, dr Alam juga mengimbau orangtua menjemur anak di bawah sinar matahari pagi untuk menstimulus vitamin D bekerja bagi tubuh.
"Jangan lupa konsumsi makanan, dan juga berjemur di pagi hari,” ungkapnya pada acara Antibiotik Vs Antivirus: Mana Yang Wajib Pada Covid-19?, Minggu (18/7/2021).
Bila anak yang sudah rajin mengonsumsi vitamin D, tapi tetap sakit seperti sakit demam, maka konsumsi obat penurun demam akan sangat dianjurkan.
"Boleh diberikan obat penurun demam, tapi kalau ada batuknya bisa diberikan obat mukolitiknya. Tapi yang paling penting itu pengawasan," ungkapnya.
Pada kelompok anak, vitamin D dapat mencegah mereka mengalami gangguan kesehatan tulang. Saat kekurangan vitamin D, anak-anak bisa mengalami nyeri otot, mudah lelah, dan memiliki masalah dalam anggota gerak tubuh.
Selain itu, dilansir dari Alo Dokter, ada beberapa risiko kekurangan vitamin D pada anak seperti ulasan berikut.
1. Sering sakit-sakitan
Jika anak kekurangan vitamin D, anak akan sering mengalami sakit-sakitan. Beberapa studi menunjukkan orang yang kekurangan vitamin D dapat mudah terserang infeksi. Misalnya flu, bronkitis, pneumonia, dan diare.
2. Perubahan suasana hati
Salah satu gejala kekurangan vitamin D adalah perubahan suasana hati. Jika tidak segera diobati, kekurangan vitamin D juga bisa menyebabkan anak mengalami kelainan tulang yang disebut rakitis di mana kondisi ini bisa membuat anak lebih pendek.
3. Penyembuhan luka lebih lama
Kekurangan vitamin D membuat seseorang mengalami masa penyembuhan luka yang lebih lama. Hal ini disebutkan, vitamin D dapat memengaruhi produk senyawa kimia dalam tubuh, di mana vitamin tersebut berperan dalam proses penyembuhan luka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Empat korban kecelakaan beruntun di Sibolangit berada di instalasi jenazah RS Adam Malik Medan, sementara enam korban lainnya masih dirawat.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Situs JDIH Kemendagri mengalami serangan siber dengan modus defacement pada Sabtu (18/7/2026). Portal dokumentasi hukum pemerintah itu tidak dapat diakses dan s
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
PKB DIY menyerahkan SK pengurus DPC se-DIY dan mempercepat konsolidasi organisasi sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Berbagai agenda seni, budaya, olahraga, hingga festival digelar untuk memeriahkan liburan dan akhir pekan. Mulai dari pameran seni kontemporer