Pelatih Panjat Tebing Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, 5 Korban Atlet
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan
Ayu Ting Ting. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting buka-bukaan soal kriteria pasangannya. Ayu yang sudah 7 tahun hidup menjanda sempat dekat dengan beberapa pria tapi selalu berhenti di tengah jalan.
Salah satunya yakni dengan Adit Jayusman. Keduanya bahkan hendak melakukan pernikahan tapi batal.
Ayu Ting Ting sendiri mengakui bahwa sulit baginya untuk mencari pendamping hidup. Selain trauma menikah, sosok suaminya kelak juga harus menyayangi putrinya, Bilqis Khumairah Rozak.
Baca juga: Eddies Adelia Positif Covid-19, Seperti Ini Gejala yang Dialaminya
"Pengen (punya suami) cuma lebih hati-hati. Takut pasti ada, trauma pasti ada. Nggak gampang , apalagi udah ada Bilqis," kata Ayu Ting Ting dilansir dari channel YouTube Atiek Nur Wahyuni.
Ayu pun kerap meminta teman-temannya untuk mencarikan jodoh. Tapi teman-teman wanita 29 tahun itu pun pesimis karena Ayu kini sudah hidup mapan.
"Susah sebenarnya, saya nyari jodoh nggak bisa langsung ketemu sendiri. Saya harus lewat perantara, dikenalin," kata Ayu.
Baca juga: Jane Shalimar Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Covid-19
"Teman-teman saya, kalau saya minta kenalin dong. \'Nggak ada yang berani kali awalnya. Loe udah setiap hari di TV, kerjaan jelas. Orang mau deket udah takut dulu\'. Padahal saya nggak nyari yang gimana-gimana juga," ungkapnya.
Ayu sendiri membenarkan bahwa orang tuanya punya kriteria khusus untuk calon menantu. Umi Kalsum dan Abdul Rozak ingin Ayu mencari pasangan yang bisa menghidupinya dan Bilqis.
"Ayah saya sama ibu saya pengennya nyari yang lebih di atas saya, berat. Mungkin orangtua mikirnya buat kebahagiaan saya dan Bilqis. Jadi nggak boleh sembarangan orang sekarang. Mereka udah punya patokan," kata Ayu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.