Bobot TKA di SNBP 2027 Berpeluang Naik, Ini Penjelasannya
Bobot TKA dalam SNBP 2027/2028 berpeluang meningkat setelah evaluasi pelaksanaan TKA 2026 dan pembahasan MRPTNI.
Ilustrasi work from home/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Pekerjaan yang dilakukan secara virtual sering memerlukan kegiatan di depan gawai dalam durasi yang lama. Terlalu lama memakai gawai saat bekerja di rumah kerap menimbulkan rasa kaku hingga nyeri pada jari dan tangan. Risiko itu dapat dihindari dengan peregangan secara berkala dan teratur.
"Lakukan peregangan tersebut setiap satu jam atau lebih cepat jika dirasakan sudah menimbulkan rasa tidak nyaman. Namun bilamana rasa nyeri itu sudah terjadi tentunya penanganannya akan membutuhkan perhatian lebih,” kata Spesialis kedokteran olahraga Dr. Michael Triangto, SpKO dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), dikutip dari Antara, Selasa (1/6/2021).
Keluhan kaku dan nyeri pada jari-jari dan tangan akibat terlalu lama memakai gawai dapat terjadi pada sore dan malam hari, kemudian membaik keesokan harinya. Tetapi rasa nyeri bisa kembali kambuh pada siang hari.
Baca juga: Toilet Sering Bau Busuk Meski Telah Dibersihkan? Ternyata Ini Penyebabnya
Namun, orang-orang yang mengabaikan keluhan itu bisa jadi sampai terpaksa menggunakan jari-jari telunjuk untuk menekan tombol-tombol pada telepon genggamnya akibat nyeri yang terjadi sehingga mengakibatkan kesulitan dalam bekerja.
Dalam jangka panjang, keluhan tersebut dapat meluas ke daerah lengan, bahu dan bahkan leher. Bila menunggu hingga kondisi parah sebelum berkonsultasi dengan dokter, proses penyembuhan pun akan semakin sulit dan panjang.
Spesialis kedokteran olahraga dari RS Mitra Kemayoran Jakarta dan Direktur Slim and Health Center Jakarta ini mengatakan saat sedang menjalani proses penyembuhan, anda juga harus mengatasi sumber masalah. Kurangi atau hentikan penggunaan gawai dan telepon genggam.
Sebab, obat penghilang nyeri bukan solusi sesungguhnya. Jika obat tersebut tidak lagi dikonsumsi, nyeri akan kembali muncul bila sumber masalahnya tidak diatasi.
Baca juga: Wahai Perempuan, Yuk Kenali Apa Itu Vaginismus dan Gejalanya!
Di sisi lain, penggunaan obat penghilang nyeri untuk jangka panjang dikhawatirkan dapat berisiko terhadap gangguan kesehatan lainnya.
Dokter Michael Triangto memberikan saran-saran untuk menyembuhkan nyeri ringan di jari. Pertama, beri kompres dingin dengan cara merendam di air es. Bila terasa terlalu dingin, tangan boleh diangkat dan setelah beberapa lama. Lalu, tangan harus direndam kembali di air es tadi secara berulang-ulang sehingga total waktunya menjadi 30 menit.
"Tujuan pemberian kompres es adalah untuk mengurangi peradangan yang terjadi sehingga tidak perlu sampai mati rasa akibat dinginnya es tersebut," ujar dia.
Bila rasa nyeri sudah agak berkurang, barulah dapat dilakukan peregangan pada daerah jari-jari dan tangan tersebut yang tujuannya memberikan rasa lebih nyaman pada bagian yang sebelumnya mengalami nyeri.
Meregangkan jari-jari dan tangan bisa dilakukan dengan cara duduk di kursi, kemudian julurkan lengan kanan lurus ke depan dengan posisi telapak tangan tegak lurus ke atas terhadap lengan sehingga punggung tangan akan menghadap ke wajah.
Letakkan ujung jari telapak tangan kiri kita pada jari-jari telapak tangan kanan dan tarik ke arah bahu, tahan selama 5 detik kemudian lepaskan. Julurkan lengan kanan lurus ke depan dengan posisi telapak tangan tegak lurus ke bawah terhadap lengan sehingga telapak tangan akan menghadap ke wajah.
Kemudian, letakkan ujung jari telapak tangan kiri pada punggung tangan kanan dan tarik ke arah bahu, tahan selama lima detik kemudian lepaskan. Lakukan hal yang sama pada telapak tangan kiri dan tahan pula selama lima hitungan. Lakukan secara bergantian pada telapak tangan kanan dan kiri masing-masing sebanyak lima kali.
Jika saat melakukan peregangan dirasakan ada bagian yang sakit, maka peregangan tersebut harus dihentikan agar tidak memperburuk keadaan yang ada pada saat itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bobot TKA dalam SNBP 2027/2028 berpeluang meningkat setelah evaluasi pelaksanaan TKA 2026 dan pembahasan MRPTNI.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 3 September 2026 mulai 05.00 hingga 20.42 WIB. Cek waktu kedatangan di setiap stasiun.
34 santri korban dugaan keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam masih dirawat di RSI Siti Hajar dan dijadwalkan pulang Kamis pagi.
Jadwal KRL Jogja-Solo 3 September 2026 tersedia dari Yogyakarta hingga Palur. Cek waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Hasil TKA tahun ini bisa diakses mandiri peserta melalui laman resmi TKA. Kemendikdasmen mengubah mekanisme pengumuman hasil tes.
Asia Tri Jogja 2026 memasuki edisi ke-21 di Sleman dengan tema Embodied Body dan menghadirkan seniman dari empat negara.