Kejagung Periksa 3 ASN BGN Terkait Dugaan Korupsi MBG
Kejagung memeriksa tiga ASN BGN dan dua saksi lain terkait dugaan korupsi tata kelola program MBG tahun 2025-2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- Cara yang paling sering dilakukan orang untuk menghilangkan bau badan adalah dengan menggunakan deodoran. Tapi, ternyata banyak orang keliru dalam menggunakannya.
Tahukah Anda bahwa waktu terbaik mengaplikasikan deodoran agar efektif adalah pada malam hari? Nah, berikut ini kesalahan pakai deodoran yang harus dihindari agar berfunsi secara efektif.
Terapkan dengan murah hati
Terkadang hanya satu lapis deodoran atau antiperspiran yang tidak membantu. Anda perlu menutupi saluran keringat Anda dengan benar. Oleh karena itu Anda perlu menggunakannya ini dengan murah hati di sekitar ketiak sebelum Anda keluar untuk rapat atau berkencan.
Anda bisa menggunakan di luar wilayah ketiak Anda
Tahukah Anda bahwa Anda juga bisa mengoleskan deodoran di belakang lutut atau bagian dalam tubuh Anda untuk mencegah pengelupasan.
Memakai deodoran segera setelah bercukur
Banyak dari kita memiliki kebiasaan menggunakan deodoran segera setelah kita memotong atau mencukur bulu ketiak kita. Ini menyebabkan iritasi dan gatal-gatal dan dalam kasus yang lebih buruk bahkan infeksi kulit. Oleh karena itu, sebaiknya tunggu beberapa saat setelah Anda bercukur, lalu gunakan antiperspiran atau deodoran jenis apa pun.
Gantilah deodoran Anda secara teratur
Kelenjar keringat Anda beradaptasi dengan deodoran yang sama yang Anda gunakan selama bertahun-tahun. Anda perlu menggantinya sesekali agar berfungsi dengan baik dan menyelamatkan Anda dari keringat berlebih.
Oleskan deodoran di malam hari
Lebih baik menggunakan deodoran pada malam hari, sebelum tidur, saat tubuh Anda cenderung tidak berkeringat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kejagung memeriksa tiga ASN BGN dan dua saksi lain terkait dugaan korupsi tata kelola program MBG tahun 2025-2026.
Peneliti Jepang mengembangkan program e-Bocchi untuk membantu anak menghadapi kesepian, meningkatkan kemampuan mencari bantuan, dan mencegah depresi.
Petisi penolakan proyek geothermal Gunung Ungaran menembus 7.000 dukungan. Pemprov Jateng memastikan perizinan dan amdal dikaji ketat.
Muhammadiyah meminta polisi tidak tebang pilih mengusut dugaan kekerasan yang melibatkan anggota maupun ormas berdasarkan bukti hukum.
Dokter UGM mengingatkan pentingnya mengontrol kolesterol dan menerapkan gaya hidup sehat untuk menekan risiko penyakit jantung dan stroke.
Program Manajemen Talenta Nasional di ISI Jogja menyiapkan talenta seni, olahraga, riset, dan inovasi untuk berkontribusi pada ekonomi nasional.