Menkes Tetapkan 3 Jenis Vaksin Ini jadi Booster, Begini Skenarionya
Pemerintah memutuskan akan melaksanakan vaksinasi booster, besok (12/1/2022). Ada tiga jenis vaksin booster yang disiapkan pemerintah.
Organ hati/istimewa
Harianjogja.om, JAKARTA - Perlemakan hati terutama non-alkoholik kerap kali tidak bergejala sampai kondisi berkembang lebih serius. Namun ada sejumlah tanda yang bisa menjadi peringatan penyakit ini.
Penyakit perlemakan hati adalah istilah umum untuk kondisi yang ditandai dengan penumpukan lemak di hati. Akumulasi lemak di dalam hati bisa disebabkan oleh alkohol atau tidak terkait dengan alkohol. Penyakit lemak hati non-alkoholik (NAFLD) lebih sulit dijelaskan, baik dari segi penyebab maupun gejalanya. Hal ini membuatnya sangat sulit untuk didiagnosis.
Melansir Express UK, Jumat (9/4/2021), penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Gastroenterology & Hepatology menyebut NAFLD hanya cenderung menghasilkan gejala nonspesifik seiring dengan perkembangan kondisi.
Menurut penelitian, gejala nonspesifik dapat muncul jika kondisi berkembang menjadi steatohepatitis nonalkohol (NASH), sejenis NAFLD. Jika Anda menderita NASH, Anda mengalami peradangan dan kerusakan sel hati, bersama dengan lemak di hati.
Menurut penelitian, gejala nonspesifik termasuk nyeri perut sebelah kanan, kelelahan, dan malaise. Tanda-tanda lain termasuk penurunan berat badan tanpa sebab dan merasa lemah.
"Jika sirosis [stadium paling lanjut] berkembang, Anda bisa mendapatkan gejala yang lebih parah, seperti menguningnya kulit dan bagian putih mata [ikterus], kulit gatal, dan bengkak di tungkai, pergelangan kaki atau perut [edema],” tulis NHS menambahkan.
Menurut NHS, NAFLD sering didiagnosis setelah tes darah yang disebut tes fungsi hati menghasilkan hasil yang tidak normal dan bukan karena kondisi hati lainnya seperti hepatitis.
Akan tetapi, seperti yang dijelaskan oleh badan kesehatan tersebut, tes darah tidak selalu menunjukkan hasil NAFLD. Diagnosis NAFLD juga bisa dilakukan melalui ultrasonografi.
Sementara itu, para ahli tidak tahu persis mengapa beberapa orang mengalami penumpukan lemak di hati. Demikian pula, ada pemahaman yang terbatas tentang mengapa beberapa perlemakan hati mengembangkan peradangan yang menjadi sirosis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pemerintah memutuskan akan melaksanakan vaksinasi booster, besok (12/1/2022). Ada tiga jenis vaksin booster yang disiapkan pemerintah.
DPAD DIY mengedukasi masyarakat pentingnya arsip sebagai aset berharga dan bukti hukum melalui kampanye sadar arsip sejak dini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.