10 Tips Hemat BBM untuk Mobil Matic, Bensin Lebih Irit
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Ilustrasi-Yogurt/Thetimes.co.uk
Harianjogja.com, JAKARTA- Bagi anak-anak, gizi baik sangatlah penting untuk pertumbuhan mereka. Anak-anak perlu mengonsumsi makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi mereka sehari-harinya.
Namun, terkadang anak-anak menolak untuk mengonsumsi buah dan sayur, mereka cenderung memilih makanan manis yang mereka suka seperti biskuit dan permen. Bagi ibu-ibu di rumah, salah satu pilihan yang baik untuk kesehatan anak adalah yogurt.
Yogurt mengandung berbagai manfaat untuk kesehatan anak seperti:
1. Probiotik. Probiotik adalah bakteri baik untuk kesehatan usus yang dapat membantu memperlancar pencernaan dan mengeluarkan bakteri buruk dari tubuh anak.
2. Kalsium: Karena terbuat dari susu, yogurt mengandung kalsium yang baik untuk tulang dan gigi anak.
3. Serat pangan: Yogurt mengandung serat pangan yang memiliki manfaat untuk tubuh seperti menormalkan pergerakan usus, mendukung kesehatan usus, menurunkan kolesterol, dan membantu kamu dalam mencapai berat badan ideal.
Emilia Achmadi, MS., RDN, ahli nutrisi mengatakan kebanyakan anak-anak berhenti mengonsumsi susu di usia dua tahun, dan persentase kecukupan kalsium pada anak menurun drastis setelah usia dua tahun.
Asupan vitamin D dan kalium juga termasuk rendah pada anak-anak berusia 2-11 tahun, dan kedua kandungan ini tersedia pada yogurt berkualitas. Yogurt juga mengadung protein dan kalsium yang penting untuk kesehatan tulang, terutama tulang anak yang bertumbuh dengan cepat.
Menurutnya, saat ini, mungkin banyak orang tua yang cemas akan kandungan gula yang terdapat dalam produk olahan susu seperti yogurt. Namun, menurut Nutrition Journal 2017 ciptaan Azais-Braesco V et al., yogurt hanya mengandung 1-8% gula alami dan 4-9% gula tambahan, membuatnya aman untuk dikonsumsi anak.
Hal terbaik tentang yogurt adalah dengan mengonsumsi yogurt, anak-anak bisa menikmati camilan yang lezat dan tidak melewati batasan kalori harian mereka. Selain itu, yogurt juga mengandung segudang nutrisi tak tertandingi yang mendukung pertumbuhan anak.
"Dan, yogurt juga hidangan yang serba guna dan seru! Moms bisa berkreasi dan membuat yogurt menjadi camilan kesukaan anak!” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.
Jovita Ferliana, M.Psi, psikolog mengatakan studi yang dilakukan oleh Ike-Elechi Ogba dan Rebecca Johnson menunjukkan bahwa kemasan yang menarik dapat mempengaruhi keiningan anak untuk membeli sebuah produk. Karena anak-anak cenderung memproses informasi secara visual, mereka akan lebih tertarik terhadap produk yang berwarna cerah dan menampilkan karakter yang mereka suka.
Terdapat juga riset yang menunjukkan kalau anak-anak memiliki kecenderungan untuk memilih camilan yang kurang sehat yang memiliki kemasan menarik untuk anak.
"Riset berjudul “Journal of Cleaner Production” menunjukkan bahwa banyak orang tua merasa sering kali makanan menjadi terbuang karena tidak dihabiskan oleh anak-anak, dan produk dengan kemasan lebih kecil akan lebih mudah untuk dihabiskan oleh anak," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Peneliti Jepang mengembangkan program e-Bocchi untuk membantu anak menghadapi kesepian, meningkatkan kemampuan mencari bantuan, dan mencegah depresi.
Petisi penolakan proyek geothermal Gunung Ungaran menembus 7.000 dukungan. Pemprov Jateng memastikan perizinan dan amdal dikaji ketat.
Muhammadiyah meminta polisi tidak tebang pilih mengusut dugaan kekerasan yang melibatkan anggota maupun ormas berdasarkan bukti hukum.
Dokter UGM mengingatkan pentingnya mengontrol kolesterol dan menerapkan gaya hidup sehat untuk menekan risiko penyakit jantung dan stroke.
Program Manajemen Talenta Nasional di ISI Jogja menyiapkan talenta seni, olahraga, riset, dan inovasi untuk berkontribusi pada ekonomi nasional.