Tragedi Sungai Wiroko: Pelajar Wonogiri Tewas Tenggelam Saat Memancing
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Drama Korea Joseon Exorcist/Soompi.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Drama Korea berjudul Joseon Exorcist disetop meski baru ditayangkan selama beberapa hari di layar kaca.
Joseon Exorcist baru memasuki penayangan episode kedua di SBS. Setelah episode pertamanya menuai banyak kritik atas kontroversi pada adegan-adegan di drama tersebut.
Stasiun televisi Korea Selatan SBS mengumumkan untuk memberhentikan penayangan drama Joseon Exorcist karena banyaknya masalah dan tuntutan dari masyarakat.
SBS juga meminta maaf kepada para penonton karena drama bergenre horror-thriller dengan latar belakang era kerajaan tersebut telah menimbulkan kontroversi.
“SBS menyadari betapa parahnya situasi ini. SBS memutuskan untuk membatalkan kontrak hak siar Joseon Exorcist dan memutuskan untuk membatalkannya," tulis perwakilan SBS seperti dikutip dari situs Soompi, Jumat (26/3/2021).
Proses syuting Joseon Exorcist sudah hampir 90 persen selesai. Bahkan, SBS mengaku sudah menyelesaikan pembayaran untuk keperluan produksi sejak awal syuting.
"Kami [SBS] sudah membayar diawal sebagian besar hak siar, dan rumah produksi juga telah menyelesaikan 80 persen proses syuting," imbuh SBS.
Masyarakat Korea Selatan menuding telah adanya distorsi sejarah atas drama Joseon Exorcist, meskipun genre yang diusung adalah fiksi.
Bukan itu saja, warganet atau netizen Korea Selatan juga memprotes adanya hal-hal yang berbau budaya China dalam drama tersebut. Hal ini yang mendasari masyarakat untuk melayangkan petisi ke Kantor Kepresidenan Korea Selatan atau Blue House untuk memberhentikan penayangan drama ini.
Kontroversi drama Joseon Exorcis mencuat setelah netizen Korea Selatan alias K-Netz memprotes latar cerita yang menyimpang dari sejarah asli Korea Selatan, khususnya era kerajaan Joseon.
Adegan yang menimbulkan kontroversi adalah ketika salah satu tokoh orang barat bernama Marco meminta Chungyeong mengunjungi rumah Gisaeng dan menikmati makanan ala China, yaitu kue bulan atau Moon Cakes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.