Wisatawan ke DIY Tembus 4,28 Juta Perjalanan pada Juli 2026
BPS mencatat perjalanan wisnus tujuan DIY mencapai 4,28 juta pada Juli 2026, naik 21,68 persen dibandingkan Juli 2025.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- Indonesia merupakan negara yang kaya akan rempah-rempah. Beragam hasil bumi untuk pangan dihasilkan dari tanah Indonesia.
Tak cuma menambah citarasa masakan, sejumlah rempah-rempah dan bumbu dapur juga bisa bermanfaat untuk kesehatan. Ya, selain menjaga kesehatan usus, rempah-rempah juga membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.
Dilansir Healthshots, sejumlah rempah-rempah ini diketahui memiliki manfaat untuk kesehatan. Apa saja?
Kapulaga
Kapulaga adalah bumbu yang popular yang bagus untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.
Dengan efek antioksidan, diuretic, antispasmodik, dan anti-inflamasi, kapulaga berfungsi sebagai asupan yang dapat meredakan gas, kram, dan juga mual.
Jahe
Rempah-rempah yang satu ini telah digunakan di negara India berkat kemampuannya dalam mengobati mual, kembung, sakit perut, dan juga masalah usus.
Cara terbaik untuk menggunakan rempah-rempah ini dengan menyeduhnya dalam secangkir teh.
Selain itu, kandungan jahe ini juga dapat meredakan rasa stres dan rasa cemas, yang baik untuk kesehatan mental.
Kunyit
Menambahkan kunyit ke dalam bumbu dapur dapat mencegah gangguan pencernaan dan juga peradangan.
Hal ini karena adanya sifat antioksidan, anti-inflamasi, antijamur, antibakteri, dan antivirus.
Selain itu, kunyit juga dapat melawan penyakit seperti diabetes, alergi, radang sendi, dan penyakit Alzheimer.
Jintan
Jintan memiliki ramuan yang dapat membantu mengatasi gangguan pencernaan dan keasaman, sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Adas
Biji adas memiliki kaya akan zat besi, kalsium, dan magnesium, yang menjadikan bumbu tersebut sebagai obat yang baik untuk mengurangi rasa kembung, gas, dan kram perut.
Selain itu, biji adas juga dapat membantu melemaskan otot-otot sistem pencernaan.
Bawang putih
Bawang putih merupakan bumbu yang mengandung prebiotik, yaitu sejenis serat yang memberi bakteri usus yang baik.
Karena itu, bawang putih dapat membantu mengatasi berbagai kondisi lambung, seperti sindrom iritasi usus besar, gas, dan juga sembelit.
Cengkeh
Cengkeh sangat bermanfaat untuk saluran pencernaan, sekaligus melindungi kekebalan usus. Selain itu, cengkeh juga bisa digunakan untuk meredakan gejala diare.
Kayu manis
Jika kamu sedang menderita infeksi usus, maka kayu manis ini bisa menjadi ramuan yang tepat untuk mengobati infeksi. Hal ini adanya sifat prebiotik yang dapat mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan.
Peppermint
Peppermint efektif dapat meredakan gejala gangguan pencernaan, seperti kembung, gas, dan juga mual. Selain itu, kandungan Peppermint ini dapat menenangkan perut, sekaligus memperkuat hati dan saluran usus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BPS mencatat perjalanan wisnus tujuan DIY mencapai 4,28 juta pada Juli 2026, naik 21,68 persen dibandingkan Juli 2025.
Sebanyak 512 santri terdampak keracunan MBG di Sidoarjo. BGN melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi bagi SPPG.
DPRD Sleman mendorong kuota Beasiswa Patriot Transmigrasi bagi lulusan S1 untuk melanjutkan S2 sebelum mengabdi di wilayah 3T.
Hotspot Kalbar dan Kalteng kembali naik. Menhut Raja Juli Antoni menetapkan kedua provinsi sebagai prioritas penanganan karhutla.
Delapan WNI disebut menjadi tentara Rusia. BIN dan Kemlu RI menelusuri dugaan perekrutan serta memverifikasi informasi tersebut.
DPRD DIY menyebut ada BTT sekitar Rp15 miliar untuk mengantisipasi kekeringan 2026 jika kebutuhan penanganan meningkat.