Modus Lempar Paket ke Dalam Lapas Digagalkan, Diduga Berisi Sabu
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Artis Nikita Mirzani di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (3/5/2018). /suara.com-Wahyu Tri Laksono
Harianjogja.com, JAKARTA- Artis Nikita Mirzani kini tengah gembira menyusul ditangkapnya ustaz Maheer At-Thuwailibi. Sang presenter mengklaim sukses mengalahkan pria yang sempat berseteru dengannya.
“Itu satu kemenangan,” ujar Nikita Mirzani di Jakarta baru-baru ini. Apalagi dalam hal ini, Ustaz Maheer ditangkap bukan atas laporan Nikita. Sehingga ibu tiga anak semakin yakin bahwa dirinya tidak bersalah.
“Gue selalu berdoa Desember ini ceria, eh ternyata dikabulin. Rata-rata doa gue selalu dikabulin deh. 95 persen terkabul kayaknya,” kata dia.
Merasa di atas angin, Nikita Mirzani menyatakan siap menambah derita Ustaz Maheer. Dia mengancam akan membuat laporan baru untuk pemilik nama asli Soni Eranata.
“Biar pasalnya makin banyak. Supaya dia enggak keluar-keluar penjara,” ucap Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani pernah bermasalah dengan Ustadz Maheer setelah dirinya diduga menghina Habib Rizieq.
Ustadz Maheer yang merupakan salah satu simpatisan Habib Rizieq sempat menyerang Nikita dengan kata-kata tidak pantas serta melakukan pengancaman.
Sikap keras Ustaz Maheer berujung bumerang bagi dirinya sendiri. Dia ditangkap pada 3 Desember 2020 atas laporan ujaran kebencian di Bareskrim Polri.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Ustadz Maheer Ditangkap, Nikita Mirzani Klaim Menangkan Perseteruan"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Dompet Dhuafa mengerahkan tim medis dan membuka Pos Hangat untuk membantu penyintas gempa NTT M7,7 di Maumere dan Manggarai Timur.
Gempa susulan M5,2 mengguncang NTT Minggu pagi. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan meminta masyarakat tetap waspada.
Bayern Muenchen juara Telekom Cup setelah menang 3-1 atas Leipzig. Jamal Musiala sempat pingsan setelah mencetak gol.
Polri menyiapkan 260 personel untuk menangani dampak gempa Flores M7,7, termasuk evakuasi, SAR, kesehatan, dan identifikasi korban.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.