Sound Horeg Makin Populer, Ini Polemik dan Aturan Penggunaannya
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- Musim hujan telah tiba. Seringkali orang terkena hujan di musim ini. Bahkan, ada banyak anak-anak yang suka bermain hujan di halaman rumah atau tak sengaja kehujanan ketika berpergian.
Akibatnya, tidak sedikit dari mereka mengalami sakit pilek usai kehujanan. Tapi, kenapa pilek termasuk masalah identik yang muncul setelah anak-anak kehujanan?
Dua kondisi ini terkait dengan perpaduan antara biologi dan fisika. Saat hujan, suhu akan lebih dingin dari biasanya.
Baca juga: Pusat Bolehkan Belajar Tatap Muka, Begini Skenario Sekolah di Jogja
Hidung yang berfungsi melembabkan udara yang masuk ke paru-paru terasa seperti bernapasa di dalam freezer yang terbuka.
Di awal, rasanya mungkin kurang nyaman. Seiring berjalannya waktu, hidung akan menyesuaikan dan menambahkan kelembapan pada udara kering agar ramah terhadap paru-paru.
Selama cuaca dingin seperti inilah, hidung akan menghasilkan terlalu banyak kelembapan sehingga mudah meler atau pilek. Namun melansirdari Doc2us, ada cara yang bisa membantu anak atau Anda tidak akan sakit setelah kehujanan.
Basah kuyup karena kehujanan bukanlah masalah utama. Permasalahan utamanya bila Anda mengabaikan hipotermia.
Baca juga: Vaksin Covid-19 dan Belanja Online Bikin Peluang Bisnis Logistik Besar
Karena itu, Anda bisa mengeringkan anak setelah kehujanan agar tidak sakit. Tapi, bukan berarti Anda membiarkan anak mengeringkan tubuhnya di ruangan atau cuaca dingin.
Selain itu, mandir air hangat juga bagus untuk membuat tubuh terasa hangat dan halus kembali. Anda juga harus menghindari pertemuan dengan anak-anak lain yang sedang sakit.
Berikut ini poin-poin yang harus diperhatikan sebagai cara mencegah anak sakit setelah kehujanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Cek jadwal DAMRI YIA-Jogja Senin 28 September 2026, lengkap dengan rute, jam keberangkatan, dan tarif promo Rp50.000.