Ada Modus Penipuan Mengatasnamakan KAI, Ini Cirinya
PT KAI (Persero) mengimbau masyarakat berhati-hati atas modus penipuan yang beredar di media sosial dan grup chat.
Ilustrasi work from home/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA –Kaspersky dan Censuswide melakukan survei terhadap 8.076 karyawan bisnis kecil-menengah di sejumlah negara antara lain Brazil, Belgia, Cina, Prancis, Jerman, Jepang, Luksemburg, Malaysia, Meksiko, Belanda, Rusia , Spanyol, Afrika Selatan, Turki, Inggris, dan Amerika Serikat pada Oktober 2020.
Hasilnya, hampir tiga perempat karyawan atau 74 persen responden menyatakan keengganannya untuk kembali ke cara kerja sebelum pandemi Covid-19.
Berdasarkan penelitian yang berjudul ‘Securing the Future of Work’, para pekerja di seluruh dunia kini dapat membentuk masa depan bisnis sesuai keinginan mereka, baik itu menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang yang dicintai (47 persen), menghemat uang (41 persen), atau bekerja dari jarak jauh (32 persen).
Saat dihadapkan dengan beban kerja jarak jauh yang sangat besar, para pemimpin bisnis kini harus cepat beradaptasi demi menjaga bisnis tetap aman dan tangguh. Sebaliknya, para karyawan menggunakan momen perubahan ini sebagai kesempatan untuk menilai kembali prioritas mereka.
Penelitian ini juga mengungkap para karyawan menjunjung budaya kerja yang lebih gesit, akomodatif, dan manusiawi. Hal ini ditunjukkan dengan hampir dua dari lima karyawan (39 persen) ingin meninggalkan sistem bekerja 9 to 5 (pukul 09.00-17.00).
Keinginan untuk meninggalkan sistem bekerja 9 to 5 ini bahkan lebih besar untuk mereka yang berusia 25-34 tahun (44 persen). Hal ini mengindikasikan bahwa tren ini sedang berkembang dan sekitar sepertiga (32 persen) responden ingin mengakhiri sistem bekerja lima hari dalam seminggu.
“Kita akhirnya dihadapkan dengan momen yang menentukan, dan ini sangat menarik. Jelas pandemi ini telah mempercepat transformasi digital dan sekaligus memadukan kehidupan kerja dan pribadi kita. Apa yang sekarang kami lihat adalah bahwa karyawan memanfaatkan teknologi untuk memiliki masa depan baru,” kata Chief Business Officer Kaspersky, Alexander Moiseev, dikutip dari keterangan resminya, Jumat (20/11/2020).
Menurutnya, perusahaan sekarang memiliki mandat untuk melakukan penyesuaian dan merombak tempat kerja modern menjadi sesuatu yang lebih produktif, berkelanjutan, dan mudah dibentuk.
Penelitian ini juga menyoroti bahwa hampir sepertiga (32 persen) karyawan melihat bahwa sistem bekerja jarak jauh menjadi manfaat terbesar ketiga yang muncul sebagai dampak dari pandemi Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PT KAI (Persero) mengimbau masyarakat berhati-hati atas modus penipuan yang beredar di media sosial dan grup chat.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.