Refly Harun Sebut Kasus Kerumunan Tak Cukup untuk Menjatuhkan Jokowi
Pakar hukum tata negara Refly Harun mengungkapkan upaya pelaporan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pelanggaran protokol kesehatan tidak akan bisa menjatuhkan presiden.
Sepeda Lipat Jokowi. /Element
Harianjogja.com, JAKARTA – Di masa pandemi Covid-19, gowes sepeda menjadi fenomena gaya hidup baru. Mulai dari anak muda hingga orang tua menjadikan bersepeda sebagai pilihan untuk beraktivitas atau olah raga.
Bersepeda menjadi salah satu olah raga yang cocok dilakukan karena bisa menjaga jarak dengan orang lain. Apalagi, ketahanan tubuh sangat penting untuk dijaga agar terhindar dari bahaya Covid-19.
Sebelum pandemi, orang-orang biasa berolah raga pergi ke pusat kebugaran atau gym, maupun di luar ruangan dengan sekedar jogging. Bersepeda bisa menjadi alternatif karena dinilai lebih aman dan mudah dilakukan.
Baca juga: Daya Tahan Tubuh Anda Melemah? Ini 5 Tandanya
Banyak alasan kenapa bersepeda bisa melindungi Anda dari Covid-19. Berikut lima alasan untuk gowes sepeda selama pandemi dikutip dari situs Bikebiz, pada Rabu (18/11/2020):
1. Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Bersepeda memiliki dampak baik bagi kesehatan tubuh manusia. Selama bersepeda, saluran udara tubuh berventilasi baik sehingga dapat menyuplai darah secara maksimal.
"Pernapasan yang lebih dalam membantu membersihkan paru-paru dengan lebih baik. Itu optimal untuk melindungi dari virus Covid-19," ungkap Ahli Virologi Michael Barczok.
Baca juga: Bersiap Liburan Natal? Ini Lokasi Wisata Penuh Keindahan
Dengan bersepeda di ruangan terbuka, Anda akan terpapar sinar matahari sehingga menambah asupan vitamin D ke dalam tubuh. Bersepeda juga akan membantu meningkatkan mood dan efektivitas tidur. Selain itu, bersepeda juga bisa menurunkan tekanan darah dan baik untuk penderita diabetes.
2. Olahraga Rutin
Banyaknya pusat kebugaran, gym, dan taman yang ditutup selama pembatasan soal berskala besar (PSBB) membuat banyak orang sulit berolah raga. Aktivitas gowes atau mengendarai sepeda bisa menjadi solusi atas permasalahan tersebut.
"Lakukan latihan yang cukup intens selama 150 menit selama seminggu, seperti berjalan kaki dan bersepeda. Lakukan ini secara rutin," ungkap Barczok yang bekerja di Intitut Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Belanda (RIVM).
3. Alternatif Transportasi
Sepeda juga merupakan alternatif jika tidak bisa menggunakan transportasi umum. Bersepeda tidak hanya menjaga jarak dari orang lain, tapi mengurangi risiko dari kontaminasi termasuk menyentuh permukaan ketika di angkutan umum.
4. Otomatis Jaga Jarak
Menurut peneliti obat asal Jerman Gerd Antes, sepeda merupakan bentuk perlindungan sempurna. Anda dengan cepat menjaga jarak dari orang lain jika naik sepeda. Potensi untuk menghirup tetesan mikro yang menularkan virus Covid-19 saat bersepeda hampir nol.
5. Lebih Bahagia
Tingkat stres manusia berpotensi meningkat akibat ketidakpastian ekonomi selama pandemi Covid-19. Tak heran, relaksasi tubuh menjadi hal yang sangat penting. Bersepeda akan membiarkan tubuh dan pikiran rileks. Hormon bahagia akan dilepaskan sehingga tubuh Anda terhindar dari stres.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pakar hukum tata negara Refly Harun mengungkapkan upaya pelaporan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pelanggaran protokol kesehatan tidak akan bisa menjatuhkan presiden.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.
Manchester City juara Piala FA 2026 usai mengalahkan Chelsea 1-0. Pep Guardiola mencetak rekor baru dan memastikan double winner domestik.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.