Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Terbatas
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka terbatas mulai 1 September 2026. Pengawasan diperketat untuk mencegah kebakaran hutan saat musim kemarau
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Setiap habis mandi, kita mengeringkan badan dengan handuk. Meski terlihat bersih, handuk nyatanya mengandung berbagai bakteri dan mikroba pembawa penyakit. Hal ini disebabkan karena setiap kali menggunakan handuk, Anda memindahkan bakteri kulit alami dan kuman ke permukaannya.
Melansir dari Time, sebagian besar kuman ini tidak akan berdampak negatif pada kesehatan karena berasal dari diri Anda. Namun handuk menawarkan lingkungan yang sempurna untuk pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lain karena lembap, hangat, dan menyerap apalagi jika digantungkan di kamar mandi.
Kamar mandi menjadi tempat yang harusnya Anda hindari untuk menyimpan atau mengeringkan handuk. "Sebab di kamar mandi terdapat bakteri coliform, Escherichia coli atau bahkan Salmonella," kata Charles Gerba, ahli mikrobiologi di Universitas Arizona.
Baca juga: Pakar UGM Bagikan Tips Atasi Jerawat Akibat Pakai Masker
Gerba mengatakan bahwa hampir 90 persen handuk kamar mandi terkontaminasi bakteri coliform dan sekitar 14 persen membawa E. coli. Penelitiannya juga menemukan bakteri ini pada handuk tangan dapur.
"Setelah sekitar dua hari, jika Anda mengeringkan wajah dengan handuk, Anda mungkin mendapatkan lebih banyak E. colli," kata Gerba.
Susan Whittier, direktur mikrobiologi klinis di New York-Presbyterian dan Columbia University Medical Center juga menyatakan bahwa handuk memang bisa menjadi sarang kuman dan bakteri. "Itu (handuk) adalah tempat berkembang biaknya MRSA, infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus yang kebal antibiotik," kata Whittier.
Baca juga: Meski Bawa Kenikmatan, Hubungan Seks saat Menstruasi Bisa Berbahaya
Meski begitu, menurut Whittier Anda tidak akan sakit hanya karena menyentuh handuk bekas pakai. Risiko yang lebih besar datang jika Anda mengalami luka, lecet atau kulit kering yang dapat membiarkan mikroba masuk ke sistem tubuh Anda.
Dalam hal ini, para ahli menyarankan bahwa cara terbaik untuk melindungi kesehatan dari bakteri handuk adalah dengan sering mencuci handuk Anda. "Orang-orang harus mencuci handuk kamar mandi setelah sekitar dua hari digunakan, terutama jika ada anak kecil di rumah," kata Gerba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka terbatas mulai 1 September 2026. Pengawasan diperketat untuk mencegah kebakaran hutan saat musim kemarau
Indonesia masuk negara dengan serangan siber ponsel tertinggi di Asia-Pasifik. Kaspersky mengungkap ancaman berbasis AI meningkat dan makin sulit dideteksi.
BYD dikabarkan menyiapkan mobil listrik baru di bawah Atto 1 dengan harga sekitar Rp200 jutaan. Model ini berpotensi menjadi salah satu EV termurah di pasar glo
Bill Gates mengusulkan pajak khusus AI untuk melindungi pekerja dari dampak otomatisasi serta mendanai pelatihan ulang dan jaring pengaman sosial.
Sebanyak 19 lembaga di Tanggulangin terdampak dugaan keracunan MBG yang dipasok SPPG Kalitengah. Penyebabnya masih diselidiki.
Produk reksa dana terbuka (open-end) tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Jateng memperluas ekosistem layanan investasi sekaligus menghadirkan alternatif