Lima Bendungan Baru Beroperasi, Prabowo Minta Air Sampai ke Petani
Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan di Aceh, Jawa Tengah, Bali, dan NTB untuk memperkuat ketahanan pangan, pasokan air, serta pengendalian banji
Luna Maya./instagram-suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Kehidupan artis Luna Maya memang sangat pelik dengan kasusnya yang pernah menghebohkan publik. Bahkan, ia pernah ingin mengakhiri hidupnya karena depresi imbas dari kasus video porno 2010 silam. Dia tak tahan dengan hujatan yang datang.
Hal itu disampaikan Luna Maya saat berbincang di kanal YouTube Eko Patrio. Eko menanyakan seberat apa yang dirasakannya saat itu.
"Saat itu rasanya mau mati, karena dihina-hina, karena dibully dan dianggap nothing lah," kata Luna Maya.
Baca juga: Jokowi Nyekar ke Makam Ibunda di Karanganyar
"Omongannya kasar banget ya cukup menyita emosi dan pikiran lah," ujar dia lagi.
Luna Maya bertanya-tanya kenapa semua orang begitu terusik dan terus merisaknya. Lantas terpikir olehnya apakah dengan dirinya tak ada, semua orang akan tenang dan bahagia.
"Jadi sempet mikir, ni orang-orang kalau merasa terusik, merasa tidak seneng dengan kita, apa gue nggak ada aja kali ya biar orang-orang tenang. Pikirannya lebih ke gitu bukan yang \'aduh aku nggak sanggup nerima ini\'," ujar dia.
Baca juga: La Nina Membuat Curah Hujan Meningkat hingga 40%
Tercengang dengan jawaban Luna, Eko penasaran bagaimana Luna melalui semua masalah tersebut. Luna Maya tak menampik setahun pertama hidupnya terasa berat dengan masalah video porno yang juga sempat mematikan kariernya.
"Dijalanin aja. Of course setahun pertama yang paling berat. Berat banget 3 bulan pertama lah," kata Luna Maya.
Bagi Luna, kondisi sekarang ini yang mengharuskan setiap orang berada di rumah saja, sudah ia jalani lebih dulu pada 2010. Setahun pasca heboh kasus video tersebut, Luna Maya memilih membatasi interaksi dan hanya diam di rumah.
"Di rumah aja, jadi kalau sekarang pada di rumah aja, aku udah pernah di rumah aja,” ucap Luna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan di Aceh, Jawa Tengah, Bali, dan NTB untuk memperkuat ketahanan pangan, pasokan air, serta pengendalian banji
Polri menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait kasus PLN, PT Asabri, serta Krakatau Steel.
KPK menyatakan dapat mengambil alih kasus dugaan korupsi batu bara jika penanganannya mandek sesuai ketentuan dalam UU KPK.
KPK menetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan dua pejabat sebagai tersangka dugaan pemerasan. Nilai setoran upah pungut mencapai Rp2,93 miliar.
Kasus kusta masih ditemukan di Indonesia. Kenali 5 gejala, cara penularan, pengobatan MDT, serta upaya pencegahan sejak dini.
Profil Febrie Adriansyah, mulai biodata, riwayat jabatan di Kejaksaan Agung hingga harta kekayaan Rp18,26 miliar berdasarkan LHKPN.