Program Bule Mengajar di Jogja Libatkan Wisatawan ke Kampung
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Hotman Paris Hutapea. /Istimewa-Instagram @hotmanparis_official
Harianjogja.com, JAKARTA - Bukan Hotman Paris Hutapea jika tidak melakukan hal yang nyentrik. Pengacara kondang ini mendadak bakal mensomasi sorang perempuan. Penyebabnya dianggap tidak tampan.
Kejadian ini bermula saat seorang perempuan dengan akun @emyaghnia melakukan aksi video di TikTok. Dalam rekamannya ia berpesan agar para perempuan memilih lelaki kaya tanpa perlu memikirkan wajahnya.
Baca juga: Tiga Film Disney Ditunda, Termasuk Black Widow
"Kalian cari cowok jangan yang ganteng. Tapi kalian cari cowok yang ditanya \'Sayang ada black card?\'" ujarnya dalam video yang diunggah Hotman Paris Hutapea, Jumat (25/9/2020).
Saat perempuan berhijab itu melakukan perumpamaan, ia pun menyisipkan beberapa foto Hotman Paris Hutapea. Lelaki yang dijuluki Pengacara Rp 30 miliar tersebut langsung memberikan respons.
"Maksudmu Hotman itu tidak ganteng? Wah ku somasi kau, bah," kata bapak tiga anak ini.
Baca juga: CEK FAKTA: Benarkah Kader PKS Kampanyekan "2 Anak Cukup 1 Istri Tidak Cukup"?
Tak diketahui secara pasti apakah Hotman sedang berguyon atau tidak soal ancaman somasinya itu. Yang jelas, unggahannya sudah disaksikan lebih dari 222 ribu pengguna Instagram dalam waktu singkat.
Warganet juga banyak yang tertawa dan menanggapi bercanda soal niat somasi sang pengacara lantaran merasa dianggap tidak tampan.
"Yang sabar ya bapak pengacara," tulis @rosmeri_ika sambil menyisipkan emoji tertawa.
"Duit banyak biarpun jelek, jeleknya ketutup. Jadi mapan dan rupawan. Nice," sahut @afifxaxi.
"Uang dapat dicari, tapi keturunan tidak bisa diperbaiki,"kata @de_vit.
Ada pula yang juga membandingkan wajah perempuan tersebut. "Kalau cantik sih kaya supermodel nggak apa-apa. Nah ini, yasudahlah," ujar @dika_joun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.