Menteri PPPA Ingatkan Pentingnya Mendidik dan Melindungi Anak
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
lustrasi Facebook./Bloomberg-Chris Ratcliffe
Harianjogja.com, JOGJA - Facebook meluncurkan pusat informasi ilmu iklim belum lama ini. Fitur terbaru itu untuk meningkatkan sumber-sumber yang dapat dipercaya tentang perubahan iklim.
Langkah ini diambil Facebook di tengah kritikan yang mengatakan platform tersebut gagal memfilter berita hoaks yang akhirnya dipercaya sebagian masyarakat dunia. Oleh karena itu, bisa jadi fitur ini merupakan cara Facebook untuk memperbaiki diri.
Raja media sosial ini mengatakan, fitur ini mirip dengan Pusat Informasi Covid-19 yang mereka luncurkan beberapa waktu lalu. Untuk sementara waktu, pusat informasi ilmu iklim Facebook baru tersedia untuk wilayah AS, Prancis, Jerman, dan Inggris Raya, sebelum akhirnya diadopsi ke negara lain.
“Pusat Informasi Cuaca adalah ruang khusus di Facebook dengan sumber daya faktual dari organisasi iklim terkemuka di dunia. Fitur ini bisa menjadi langkah awal bagi orang-orang untuk memerangi perubahan iklim,” tulis Facebook dalam blog resminya, sebagaimana dikutip dari New York Post, Rabu (16/9/2020).
Selain itu, Pusat Informasi Ilmu Iklim di Facebook juga akan mereferensikan berita dari sejumlah media kredibel untuk meningkatkan kesadaran para pengguna aplikasi terhadap perubahan iklim.
Kepala Kebijakan Global Facebook Nick Clegg mengatakan, perusahaan akan terus menekan penyebaran berita palsu tentang perubahan iklim, meskipun diposting oleh politisi.
"Tidak ada perusahaan media sosial yang pernah mencoba melakukannya karena alasan sederhana bahwa pidato politik selalu identik dengan hal yang dilebih-lebihkan, penggunaan statistik yang dipilih, dan klaim kebajikan yang berlebihan dari satu kandidat dan keburukan lainnya," tutup Clegg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.
Pertumbuhan anak perempuan yang lambat perlu dipantau. Kenali faktor penyebab perawakan pendek dan risiko gangguan kromosom.