Ramadan Rawan Kebocoran Data, Ini Peringatan ICT
Risiko kebocoran data pribadi meningkat saat Ramadan. ICT Institute mengingatkan lonjakan transaksi online picu phishing dan DDoS.
Olahraga di rumah/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Seseorang terkadang terpaksa melakukan usaha berat agar berat badannya bisa ideal. beberapa cara diet dilakoni. Mulai dari merubah pola makan yang ketat hingga memaksakan diri untuk berolahraga secara teratur.
Tujuan saat mencoba menurunkan berat badan adalah meningkatkan massa otot dan mengurangi lemak tubuh. Tetapi dalam beberapa kasus, justru massa otot yang berkurang, bukan lemak. Kehilangan massa otot tentunya dapat mempengaruhi kekuatan dan daya tahan serta menyebabkan penurunan kinerja fungsional.
Kehilangan massa otot bisa terjadi ketika seseorang yang mencoba menurunkan berat badan namun tidak makan cukup protein, terlalu banyak berlatih, tidak tidur nyenyak atau tidak memberikan waktu untuk pulih. Berikut 5 tanda kehilangan massa otot saat dalam program penurunan berat badan :
1. Otot terasa lebih berat
Memang ketika berolahraga tubuh akan merasa letih. Tetapi ketika melewatkannya beberapa kali kemudian mencobanya kembali, tak sedikit orang yang merasa lebih berat saat menjalaninya.
Merasa kurang kuat saat berolahraga. Tidak mampu melakukan jumlah repetisi yang sama atau tidak mampu mengangkat beban yang sama bisa menjadi tanda bahwa Anda kehilangan massa otot.
2. Merasa lesu sepanjang hari
Tidak makan dengan benar dan kehilangan massa otot dapat menyebabkan gangguan fungsi tubuh. Ini terjadi karena kekurangan energi dan terkadang overtraining. Dalam beberapa kasus, jika seseorang mengalami penurunan berat badan seiring dengan penurunan kinerja mereka, overtraining mungkin menjadi alasan di baliknya.
3. Persentase lemak tubuh sama
Jika angka pada timbangan berubah tetapi persentase lemak tubuh tidak bergerak, itu pertanda bahwa Anda sedang kehilangan massa otot. Juga, ketika Anda kehilangan massa otot, tubuh tidak berbentuk seperti yang Anda inginkan. Anda akan melihat lingkar menyusut tetapi lemak masih tetap sama.
4. Berat badan turun terlalu cepat
Meskipun Anda mungkin sangat senang melihat angka-angka pada timbangan bergerak begitu cepat, itu mungkin tidak baik untuk massa otot Anda. Menurunkan berat badan dengan cepat juga tidak berkelanjutan.
Penurunan berat badan itu seperti lari maraton dan bukan lari sprint. Penurunan berat badan bukanlah langkah mudah, karena butuh banyak waktu dan upaya untuk melihat hasil yang terlihat dan berkelanjutan.
5. Tidak mengalami kemajuan dalam olahraga
Jika Anda tidak dapat mengangkat beban lebih banyak daripada yang Anda lakukan saat memulai, atau jika Anda tidak dapat melakukan lebih banyak repetisi daripada saat memulai, itu adalah tanda bahwa Anda kehilangan massa otot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.
Thom Haye tampil gemilang dengan tiga assist saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Piala AFF 2026. Ia kini memimpin daftar top assist