Ini Daftar Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari Pasien Covid-19
Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan, mineral, dan vitamin harus menjadi hal yang utama. Vitamin C dan vitamin D harus dikonsumsi lebih dibandingkan dengan nutrisi lain.
Ilustrasi/Rantchic
Harianjogja,com, JAKARTA - Bekerja dari rumah dan rapat online telah menjadi hal yang biasa di masa pandemi Covid-19.
Meskipun bekerja dari rumah mungkin memiliki keistimewaan sendiri pada awalnya, Anda mungkin memperhatikan bahwa video call dan konferensi video terasa lebih melelahkan daripada interaksi tatap muka langsung. Jika benar demikian, berikut alasannya seperti dilansir Times of India, Rabu (19/8/2020) :
1. Mencari isyarat nonverbal
Dalam percakapan normal, kita banyak berkomunikasi melalui isyarat nonverbal. Namun, menjadi sangat sulit untuk melihat isyarat non-verbal orang lain selama panggilan video karena kita hanya dapat melihat orang tersebut dari pinggang ke atas.
Secara tidak sadar tubuh kita masih mencoba untuk menjawab pertanyaan nonverbal sebanyak mungkin dan ini menyebabkan peningkatan kelelahan dan hilangnya energi. Dalam situasi normal, pembicara dapat memahami minat penonton hanya dengan melihat mereka dan isyarat nonverbal mereka, tetapi secara online, menjadi sangat sulit bagi pembicara untuk memahami audiens mereka. Tekanan mental ini meningkatkan stres dan kelelahan.
2. Kecemasan bahwa seseorang mungkin masuk begitu saja
Saat kita melakukan video call terkait pekerjaan, pikiran bahwa seseorang mungkin masuk begitu saja selalu ada di benak kita. Bekerja dari rumah tidak memberikan ruang pribadi yang cukup bagi siapa pun di rumah dan meminta seseorang berjalan di ruangan atau menghadiri rapat tampaknya tidak menyenangkan. Hal ini dapat menyebabkan stres dan kecemasan yang tidak diinginkan.
3. Menyeimbangkan pekerjaan dengan pekerjaan rumah tangga
Banyak orang sekarang harus mengatur pekerjaan rumah tangga bersama dengan pekerjaan mereka. Mengelola dua pekerjaan menambah banyak tekanan pada seseorang dan meningkatkan beban kerja, baik secara mental maupun fisik.
4. Latar belakang bisa jadi norak
Ada orang yang latar belakangnya bisa sangat norak dan mereka dapat menyebabkan gangguan saat bekerja online. Kita cenderung melihat ruang di belakang kolega kita dan memperhatikan latar belakang mereka seperti tirai, tanaman, lukisan, dan lain-lain. Latar belakang yang banyak diamati dapat menyebabkan gangguan dan memengaruhi konsentrasi kita.
5. Stres atas penampilan
Kita sering melihat diri sendiri lebih banyak selama panggilan video kantor. Selama rapat panggilan video, seseorang harus memastikan bahwa dia terlihat rapi dan ini dapat menyebabkan stres yang tidak diinginkan karena tidak ada yang ingin terlihat berantakan atau acak-acakan, terutama sekarang karena semua bentuk komunikasi dibatasi secara online.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan, mineral, dan vitamin harus menjadi hal yang utama. Vitamin C dan vitamin D harus dikonsumsi lebih dibandingkan dengan nutrisi lain.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.