Imunisasi Tak Capai Target, Wabah Berisiko Muncul Lagi
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Masker kain Aruna
Harianjogja.com, JAKARTA - Mengenakan masker wajah menjadi gaya hidup baru di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Penutup area hidung dan mulut ini menjadi satu solusi untuk meminimalisir infeksi virus tersebut.
Namun yang harus diperhatikan, masker harus rajin diganti. Para ahli menyarankan agar masker diganti setiap 4 jam sekali.
Dr Rekha Tailor dari Health & Aesthetics mengatakan masker menutupi kulit dan menciptakan lingkungan yang hangat dan lembab dan mengurangi aliran oksigen ke kulit serta menghasilkan penumpukan kulit dan jerawat. Belum lagi fakta bahwa air liur dan sekresi hidung ditahan di dalam masker untuk waktu yang lama dan dalam kontak dekat dengan kulit juga dapat meningkatkan bakteri yang terpapar kulit. "Akhirnya menyebabkan berjerawat, komedo hitam, dan beruntusan," jelasnya dilansir dari Metro UK, Selasa (4/8/2020).
BACA JUGA : Resmi! Tak Pakai Masker di Bantul Didenda Rp100.000
Sementara saat menggunakan masker, Dr Lucy Glancey, anggota Royal College of Surgeons of England menyarankan untuk menggunakan pelembap wajah guna mencegah iritasi pada kulit karena bergesekan pada masker.
Di luar masalah kulit, tidak menjaga kebersihan masker juga dapat memengaruhi kesehatan dengan meningkatnya risiko tertular virus corona. Glancy merekomendasikan untuk mengganti atau mencuci masker setiap hari. "Dengan tidak mencuci masker setiap hari, membangun bakteri dan kuman potensial yang membuat masker tidak efektif," tuturnya.
Masker kain bisa dicuci dengan mesin cuci atau secara manual menggunakan air panas. Untuk masker sekali pakai bisa langsung dibuang ke tempat sampah. "Untuk menghindari kemungkinan kuman, lepas tali di sekitar telinga dan jangan menyentuh mata, mulut, atau hidung Anda dalam proses tersebut," tegas Glancy.
Edgar Van De Linden dari Isko Vital, perusahaan yang membuat masker wajah menyebut bergantung pada kualitasnya, masker dapat dicuci hingga 30 kali, dan harus dicuci setelah setiap kali digunakan. "Saya sangat merekomendasikan untuk mencuci dengan air panas 40 derajat, atau 60 jika perlu," imbuhnya.
BACA JUGA : Harian Jogja Gelar Lomba Desain Masker Berhadiah Jutaan
Gunakan deterjen dan jangan gunakan pelembut kain karena dapat merusak bentuk masker. Biarkan kering secara alami, daripada menggunakan pengering karena akan mengurangi kualitas dan keamanan pemakaian. "Namun, mencuci tangan juga aman, yang ideal untuk bepergian. Biarkan berendam dalam air sabun, panas, tetapi jangan sampai mendidih selama 10 menit. Bilas dengan baik dan keringkan di luar. Selalu keringkan secara terpisah di lingkungan yang bersih," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.