Imunisasi Tak Capai Target, Wabah Berisiko Muncul Lagi
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Penularan virus Corona masih harus diwaspadai, terutama oleh tenaga kesehatan. Risiko peneluran antara dokter dan pasien terbilang cukup tinggi. Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bahwa virus ini dapat ditularkan melalui airbone atau udara dalam jumlah partikel yang lebih kecil.
Dokter spesialis penyakit dalam-Gastroenterologi-Hepatologi, dr. Ari Fahrial Syam mengatakan penularan antara dokter dan pasien terjadi ketika pasien yang ternyata sudah terinfeksi Covid-19 membuka mulut dan menghembuskan napas.
Baca juga: Apakah Memakai Masker Berbahaya bagi Kesehatan? Ini Hasil Eksperimen Dr. Oz
Partikel virus kemudian menempel di masker dokter. Lalu bisa saja dokter tersebut tidak menyadari memegang masker yang sudah dihinggapi virus, kemudian menyentuh hidung.
"Lubang hidungnya tertular (virus). Dia tertular ketika pasien mengembuskan napas nempel di masker," tuturnya dalam diskusi online, Rabu (22/7/2020).
Kemudian dari data yang ditunjukkan, ternyata virus paling banyak menempel di baju hazmat atau (APD) yang digunakan oleh dokter yang kontak dengan pasien.
Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Bayi Sering Menangis Saat Dimandikan
Tak terkecuali pakaian yang digunakan dokter atau petugas medis lainnya. Ada satu kasus dimana keluarga dokter dari rumah sakit rujukan tertular virus corona dari baju yang digunakan sang dokter saat merawat pasien. Dokter tersebut kemungkinan lupa untuk meletakkan baju ke tempat yang lebih aman. Istri yang memegang baju tersebut akhirnya tertular dan menularkan ke anaknya.
Oleh karena itu, Ari mengimbau agar semua pihak tetap waspada akan penularan virus corona karena memang selain melalui droplet yang menempel di permukaan, virus ini dapat ditularkan melalui udara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.
Ingin merencanakan kehamilan? Simak faktor penting seperti usia, kesehatan, dan gaya hidup yang memengaruhi kesuburan.