PSEL Baru Tangani 22 Persen Sampah, Zulhas Dorong Teknologi Pirolisis
Zulhas mendorong teknologi pirolisis sebagai pelengkap PSEL yang diperkirakan baru menangani 22 persen timbulan sampah nasional.
Ilustrasi praktik pornorafi
Harianjogja.com, JOGJA - Kendati membantu membangkitkan gairang pasangan, terlalu banyak menonton film porno juga bisa berisiko menimbulkan kecanduan.
Meski demikian, tidak mudah mendefinisikan ukuran untuk terlalu banyak dan sering. Dilansir dari Healthshots oleh Suara.com--jaringan Harianjogja.com, sayangnya, tidak ada literatur tentang jumlah jam menonton porno yang optimal.
Namun, menurut Dr. Bhavna Barmi, seorang psikolog klinis terkenal, menghabiskan empat jam seminggu di porno tidak apa-apa. Tapi ini tidak berarti Anda menonton semuanya sekaligus.
"Kami ingin mempromosikan jadwal yang sehat dan konstruktif untuk kegiatan seksual yang sesuai dengan gaya hidup positif," kata dia.
Ini sebagian besar karena terlalu banyak porno sebenarnya bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental dan hubungan. Seperti diketahui, terlalu banyak menonton film porno dapat menimbulkan harapan yang tidak realistis yang dapat memberikan banyak tekanan yang tidak semestinya pada berhubungan intim.
Faktanya, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research dan Public Health menonton terlalu banyak film porno dan sering masturbasi dapat menyebabkan disfungsi seksual pada pria dan wanita.
Menonton terlalu banyak film porno juga dapat menyebabkan perubahan perilaku, seperti yang disarankan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Health Sciences.
Oleh karena itu, Dr Barmi menyarankan lima tips ini agar tidak kecanduan menonton film porno:
1. Jangan berlebihan karena orang-orang yang menonton lebih banyak film porno memiliki reaksi seksual yang kurang berhasil dengan pasangan kehidupan nyata mereka.
2. Jangan menonton film porno sepanjang waktu, karena itu membuat Anda tergantung.
3. Bicaralah dengan pasangan tentang apa yang Anda tonton. Jika Anda menjalin hubungan, menonton film porno bersama bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mempercantik suasana.
4. Sangat wajar untuk berfantasi tentang skenario seksual yang Anda tidak ingin terlibat dalam kehidupan nyata.
5. Jika Anda menemukan bahwa Anda membutuhkan lebih banyak film porno, maka ini adalah tanda bahwa Anda menjadi tidak peka dan perlu berhenti.
Selain itu, jika Anda merasa seperti mengabaikan tanggung jawab Anda untuk tetap di rumah dan menonton film porno, maka itu merupakan peringatan lain yang harus diperhatikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Zulhas mendorong teknologi pirolisis sebagai pelengkap PSEL yang diperkirakan baru menangani 22 persen timbulan sampah nasional.
Kebiasaan membaca buku di keluarga Prabowo menjadi inspirasi pemerintah untuk kembali menggalakkan budaya baca dan wajib membaca.
Ekspor Indonesia Juli 2026 diproyeksi membaik, tetapi Apindo mengingatkan tekanan biaya produksi masih mengancam pemulihan.
Mendag Budi Santoso menyebut BRICS menyepakati mayoritas substansi perdagangan meski belum mencapai joint statement.
Jelang HUT ke-81 RI, DPRD Bantul mengajak warga mengibarkan Merah Putih dan menjaga kondisi serta pemasangannya.
Pagar SDN Minomartani 2 di Ngaglik, Sleman, roboh saat jalan santai. Sebanyak 10 warga tertimpa dan dilarikan ke tiga rumah sakit.