Akses Internet Sekolah Digenjot, Target 2026 16.557 Satuan Pendidikan
Pemerintah targetkan 16.557 sekolah terakses internet pada 2026. Digitalisasi pendidikan dipercepat, fokus wilayah 3T.
Ilustrasi medsos
Harianjogja.com, JAKARTA--Komentar menyakitkan di dunia maya yang bermunculan karena orang-orang bisa berlindung di balik identitas anonim dapat memakan korban. Untuk itu, Wulan Guritno menyikapi perundungan sebagai hal yang tidak serius.
Aktris Wulan Guritno berpendapat, fenomena ini terjadi karena ketidaksiapan masyarakat dalam memakai gawai, membuat mereka tidak bijak dalam memakainya.
"Karena merasa tidak ada batas, tidak secara langsung [komunikasi], kita seperti bukan makhluk hidup di dunia maya, jadi gampang banget [berkomentar jelek]," ujar Wulan di bincang-bincang daring, Rabu (20/5).
Terpaan komentar negatif sangat mungkin dialami oleh figur publik yang gerak-geriknya jadi sorotan masyarakat. Wulan menghadapi sisi lain dari kehidupan artis dengan bersandar pada orang-orang terdekat yang selalu mendukungnya.
"Kalau support system kuat, hantam dari luar berlalu saja, kadang jadi hiburan. Walau kalau mood sedang tidak bagus ya bisa kena," ujar aktris 39 tahun ini. Wulan punya prinsip untuk bersikap baik kepada semua orang karena setiap manusia pasti punya masalah tersendiri. "Jadi bersikap baiklah untuk semuanya," katanya.
Dia merasa tak perlu mengindahkan mereka yang tak bijak dalam berkomunikasi di media sosial dan memilih untuk meninggalkan jejak menyakitkan.
Wulan membintangi serial "Pretty Little Liars" versi Indonesia yang mengambil set sebuat kota fiksi di Bali, Amerta. Serial tersebut menceritakan kehidupan empat remaja yang seperti kehilangan arah setelah pemimpin mereka, Alissa (Yuki Kato) menghilang secara misterius.
Setahun kemudian, Hanna (Anya Geraldine), Ema (Eyka Farhana), Sabrina (Valerie Thomas) dan Aria (Shindy Huang), kembali bersatu setelah mereka mulai menerima pesan-pesan misterius dari sosok yang dikenal sebagai "A". Sosok "A" tersebut mengancam akan mengungkap rahasia terkelam mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah targetkan 16.557 sekolah terakses internet pada 2026. Digitalisasi pendidikan dipercepat, fokus wilayah 3T.
KPK mengonfirmasi Bupati Langkat Syah Afandin terjaring OTT ke-15 sepanjang 2026. Status para pihak ditentukan dalam waktu 1x24 jam.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 3 Juli 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang mengguyur wilayah barat Indonesia hari ini. Waspadai hujan petir di Banjarmasin dan Tanjung Selor.
Portugal mengalahkan Kroasia 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Gol penyeimbang Kroasia di injury time dianulir VAR.
David Alaba mengakui Spanyol terlalu kuat setelah Austria kalah 0-3 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dan gagal melaju ke 16 besar.