Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Mual Muntah
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA -- Beberapa pembersih dapat melepaskan bahan kimia berbahaya. Produk yang digunakan untuk membunuh virus dan kuman lain juga dapat mengandung bahan kimia keras yang dapat menyebabkan masalah kesehatan.
Menurut American Lung Association (ALA), ada agen pembersih dan produk rumah tangga yang dapat mengiritasi mata atau tenggorokan, atau menyebabkan masalah kesehatan termasuk kanker.
ALA memperingatkan bahwa beberapa produk melepaskan bahan kimia berbahaya, termasuk senyawa organik yang mudah menguap. Asosiasi menambahkan bahwa zat berbahaya lainnya termasuk amonia dan pemutih.
The Environmental Working Group memperingatkan bahwa di label produk pembersih sering tidak memberikan konsumen informasi yang cukup, terkait bahan-bahan berbahaya yang terkandung dalam produk. Padahal hal tersebut penting, bertujuan agar orang-orang dapat membuat keputusan melalui informasi tersebut tentang bahan mana yang mungkin membahayakan kesehatan mereka.
Oleh karena itu, seorang asisten profesor biologi di Rollins College di Florida, Brendaliz Santiago-Narvaez, menunjukkan beberapa opsi bagus untuk mendisinfeksi rumah Anda.
Rekomendasi pertamanya paling sederhana yaitu hanya menggunakan sabun dan air, tanpa perlu menggunakan sabun antibakteri. Sebab, Sars-Cov-2 adalah virus yang diselimuti oleh lapisan lipid sebagai pelindung luar. Sabun dan air saja sudah cukup untuk mengacaukan lapisan luar ini.
"Inilah mengapa saya akan merekomendasikan membersihkan permukaan dengan air dan sabun terlebih dahulu. Apa pun yang secara efektif mengganggu membran luar virus ini, pada gilirannya, dapat membunuh virus,” katanya.
Menurut Santiago-Narvaez, Alkohol juga dapat mengganggu selaput luar dari virus tersebut. Oleh karena itu, alkohol adalah opsi yang sangat bagus untuk mendisinfeksi beberapa perangkat elektronik seperti handphone, monitor komputer, mouse, keyboard, dan lainnya.
Dia menambahkan bahwa deterjen biasa juga sudah cukup digunakan untuk mencuci pakaian agar terhindar dari kontak virus. Tetapi dia menekankan untuk menggunakan air hangat selama melakukan proses pencucian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
BMKG mencatat gempa susulan Flores M7,7 mencapai 13.863 kali hingga Rabu pagi, dengan magnitudo terbesar 6,2.
Qasem Basir, rudal Iran yang dilaporkan digunakan menyerang kapal AS di Selat Hormuz, masih menunggu verifikasi independen.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
PSG mewaspadai Slovan Bratislava asuhan Yaya Toure. Luis Enrique menilai laga pembuka Liga Champions 2026/2027 tak akan mudah.
Kansar Banten mengecek informasi Pulau Sebesi dalam pencarian jurnalis hilang setelah kapal yang menuju Gunung Anak Krakatau hilang kontak.