Mutasi Besar Kejagung Sentuh 90 Kajari se-Indonesia
Kejagung memutasi 90 Kajari di Indonesia, termasuk pergantian Kajari Jakarta Barat berdasarkan SK tertanggal 29 Juli 2026.
Ilustrasi merokok/reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Merokok dapat meningkatkan risiko untuk tertular virus Corona yang menyebabkan COVID-19 maupun virus dan penyakit lainnya.
"Berbeda dengan bakteri, virus hanya bisa tumbuh di dalam sel hidup. Untuk bisa masuk ke dalam sel, virus perlu tempat berlabuh atau reseptor," kata Kepala Lembaga Biologi Molekuler EIjkman Prof Amin Soebandrio dalam taklimat media yang diadakan Komite Nasional Pengendalian Tembakau di Jakarta, Jumat (13/3/2020).
Amin mengatakan reseptor untuk virus Corona untuk bisa masuk ke dalam sel adalah ACE2, CD209, dan CLEC4M. Setelah masuk ke dalam sel melalui reseptor, virus akan melakukan replikasi sehingga semakin banyak virus di dalam sel.
Semakin banyak reseptor ACE2, CD209, dan CLEC4M, maka juga akan semakin banyak virus Corona yang bisa masuk ke dalam sel di dalam tubuh manusia.
"Menurut hasil studi yang masif dilakukan di China setelah kasus COVID-19 merebak, ditemukan ACE2 dan CD209 diekspresikan lebih banyak di paru-paru perokok," tuturnya.
Amin mengatakan merokok dapat mengubah sel paru-paru menjadi lebih rentan terhadap infeksi virus Corona melalui peningkatan ekspresi ACE2 dan kemudian memfasilitasi virus untuk masuk.
"Pada perokok ACE2 dan CD209 sangat menonjol. Kalau pelabuhan semakin banyak, yang berlabuh juga akan lebih banyak. Karena itu perokok lebih besar peluang terinfeksi virus Corona," tuturnya.
Sekelompok peneliti dari China dengan beragam latar belakang institusi menyebutkan keparahan virus Corona pada laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan karena laki-laki di China kebanyakan adalah perokok berat.
Penelitian tersebut juga menemukan bahwa 61,5 persen penderita pneumonia berat akibat virus Corona adalah laki-laki dan tingkat kematian 4,45 persen pada laki-laki dan 1,25 persen pada perempuan.
Sementara itu, studi lainnya menyebutkan 99 orang pasien dari Rumah Sakit Jinyintan Wuhan yang dirawat selama 20 hari, 11 orang meninggal pada akhir penelitian dan diketahui tiga orang adalah perokok dengan dua kematian pertama adalah perokok laki-laki.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung memutasi 90 Kajari di Indonesia, termasuk pergantian Kajari Jakarta Barat berdasarkan SK tertanggal 29 Juli 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.