2.681 Lowongan Kerja Dibuka di Magelang, Peluang Disabilitas Tersedia
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Personel grup band Everyday. /Ist-dok management
Harianjogja.com, JOGJA- Siapa tak kenal lagu Kapan Ke Jogja Lagi?. Lagu ini populer di semua kalangan di Jogja. Bahkan potongan liriknya sering diucapkan dalam percakapan sehari-hari saat orang membicarakan tentang Jogja.
Lagu Kapan Ke Jogja Lagi hits milik Everyday, grup band asli Jogja. Band yang lahir di tahun 2010 ini merilis album perdananya: A Beautiful Day di tahun 2012. Dari album inilah, mereka dikenal dengan hits singlenya, Kapan Ke Jogja Lagi tersebut.
Sempat hiatus dan beberapa kali mengalami pergantian personil, kini Everyday beranggotakan 4 orang, yaitu Reagina Maria (Riri) pada vocal, Harly Yoga Pradana (HYP) pada bass, Anggrian Hidha Purwandono (Anggri) pada drum, dan Giovanni Goria Lopies (Gio) pada gitar.
Pada bulan Februari 2020 ini, Everyday hadir lagi dengan merilis single I Found Love yang terinspirasi dari kisah cinta salah satu personilnya.
Praswa Jati, Manager Official Everyday mengungkapkan single ini akan mengawali rangkaian rilis-rilis berikutnya, termasuk juga album kedua Everyday yang akan rilis di pertengahan tahun 2020.
"Single ini juga menjadi penanda kembalinya Everyday di kancah permusikan Indonesia," katanya, Rabu (26/2/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Job Fair 2026 di Kota Magelang membuka 2.681 lowongan kerja dari 18 perusahaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas.
Adu banteng terjadi di Ringroad Wonosari, Gunungkidul. Dua pemotor tewas di lokasi setelah sepeda motor mereka bertabrakan.
Polda Jambi menangkap delapan pelaku perdagangan BBM ilegal dan mengamankan 22,8 ton minyak bumi, bensin olahan, serta solar.
Sembilan alumni Gen Z Batik Preneur Sleman didorong menguji produk ke pasar dan mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.
Pameran buku di Jogja semakin marak, tetapi penjualan belum tentu meningkat. Penyelenggara menyebut pengunjung terbagi dan daya beli menurun.
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.