Konser Andrea Bocelli di Borobudur Ditarget Sumbang Rp792 Miliar

Newswire
Newswire Kamis, 20 Agustus 2026 22:27 WIB
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Ditarget Sumbang Rp792 Miliar

Musikus Andrea Bocelli./Antara-Shutterstock

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pariwisata menargetkan rangkaian konser tenor asal Italia Andrea Bocelli di Candi Borobudur, Magelang, dan Jakarta menghasilkan dampak ekonomi sebesar 44 juta dolar AS atau sekitar Rp792 miliar.

Konser bertajuk "Romanza 30th Anniversary World Tour" tersebut akan digelar di kawasan Candi Borobudur pada 31 Oktober 2026 dan Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 3 November 2026.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan penyelenggaraan event internasional memiliki nilai strategis karena tidak hanya memperkuat citra destinasi, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi di daerah tempat acara berlangsung.

"Menurut kami, penyelenggaraan event berskala internasional memiliki nilai strategis bagi sektor pariwisata. Selain memperkuat citra dan brand destinasi, event juga menjadi demand generator yang menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi di daerah penyelenggaraan," kata Widiyanti saat konferensi pers di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (19/8).

16.000 Penonton Diperkirakan Hadiri Konser

Rangkaian konser Andrea Bocelli diperkirakan menarik sekitar 7.000 penonton di Borobudur dan 9.000 penonton di Jakarta.

Dampak ekonomi dari penyelenggaraan event tersebut diperkirakan berasal dari berbagai aktivitas. Di antaranya pembelian tiket, penggunaan akomodasi dan transportasi, konsumsi kuliner, hingga produksi pertunjukan.

Kegiatan produksi konser juga melibatkan vendor, pelaku industri, usaha mikro, kecil, dan menengah, pekerja seni, serta komunitas.

Kemenpar Siapkan Dukungan untuk Wisatawan

Kementerian Pariwisata menyiapkan sejumlah dukungan untuk penyelenggaraan konser Andrea Bocelli. Salah satunya memfasilitasi pengurusan visa bagi para seniman melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

Selain itu, terdapat kemudahan perizinan masuk untuk kebutuhan logistik pertunjukan.

Kemenpar juga bekerja sama dengan Garuda Indonesia melalui Program Tiket Penerbangan Gratis atau Free Add-on Tickets bagi wisatawan mancanegara sesuai ketentuan program.

Melalui program tersebut, wisatawan mancanegara yang menggunakan Garuda Indonesia dengan tujuan utama Jakarta atau Bali dapat memperoleh tiket penerbangan domestik pulang-pergi menuju Yogyakarta.

Wisata Borobudur Ikut Didorong

Kemenpar bersama agen perjalanan dan operator tur juga menyiapkan paket wisata di sekitar Borobudur. Program ini diharapkan mendorong penonton memperpanjang masa tinggal serta mengunjungi destinasi lain di sekitar Borobudur dan Jawa Tengah.

Widiyanti mengatakan kehadiran Andrea Bocelli menjadi momentum untuk mempertemukan pertunjukan musik internasional dengan kekayaan destinasi, budaya, dan warisan Indonesia.

"Indonesia memiliki kekayaan pengalaman yang sangat beragam. Kita memiliki heritage destination yang kuat, sekaligus kota-kota modern yang mampu menjadi tuan rumah bagi berbagai world-class events," katanya.

Kawasan Borobudur dipilih sebagai salah satu lokasi konser karena memiliki nilai sejarah dan budaya. Sementara itu, Jakarta merepresentasikan destinasi perkotaan yang menjadi tuan rumah berbagai pertunjukan internasional.

Konser Borobudur Dilengkapi Kampung Budaya

Founder Shoemaker Studios Prajna Murdaya mengatakan Borobudur dipilih sebagai lokasi konser karena nilai yang dimilikinya dinilai selaras dengan karakter musik klasik Bocelli.

Rangkaian konser di Borobudur juga akan dilengkapi Kampung Budaya yang menampilkan seni tradisional, kuliner, serta potensi pariwisata Magelang dan Jawa Tengah.

Pemegang tiket konser juga akan memperoleh akses mengunjungi Candi Borobudur pada hari penyelenggaraan.

Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia yang masuk dalam rangkaian perayaan 30 tahun album "Romanza" Andrea Bocelli.

Event Pariwisata Kemenpar Libatkan UMKM dan Pekerja Seni

Kementerian Pariwisata mencatat hingga Juli 2026, sebanyak 105 event yang didukung kementerian telah terselenggara.

Sejumlah event yang telah dikaji dampaknya mencatat lebih dari 6,47 juta pengunjung, melibatkan sekitar 11.000 UMKM serta 184.000 pekerja seni dan komunitas, dengan estimasi perputaran uang mencapai Rp1 triliun.

Pada 2026, Kementerian Pariwisata menargetkan dukungan terhadap 206 event di berbagai daerah melalui program Event by Indonesia. Program tersebut mencakup event daerah, nasional, internasional, dan kegiatan MICE.

Dengan rangkaian konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta, Kementerian Pariwisata berharap penyelenggaraan event berskala internasional dapat memberikan dampak ekonomi sekaligus memperkuat daya tarik destinasi Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online