Menkes Tetapkan 3 Jenis Vaksin Ini jadi Booster, Begini Skenarionya
Pemerintah memutuskan akan melaksanakan vaksinasi booster, besok (12/1/2022). Ada tiga jenis vaksin booster yang disiapkan pemerintah.
Golf/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Olahraga golf dikenal sebagai salah satu olahraga yang mahal, karena pehobinya harus merogoh kocek dalam-dalam saat menjalani hobinya.
Ada sejumlah faktor yang membuat olahraga golf terbilang mahal. Pertama, karena mahalnya peralatan golf itu sendiri.
Golf Division Manager Map Aktif Adiperkasa Tbk, Marina Saragih mengatakan seperangkat peralatan golf The New XXIO eleven yang baru saja dirilis harganya dibandrol 38 juta. Untuk harga satuan, misal XXIO Elevenia driver harganya Rp8,5 juta, Fairway Wood Rp5,1 juta, hybrid Rp3,6 juta, irons graphite Rp19,9 juta.
Namun walaupun harga peralatan golf mahal, tetap saja penjualannya cukup bagus di Indonesia. Di Asia saja, sudah 20 juta pcs stik XXIO terjual. Apalagi, produk baru yang dipasarkannya, The New XXIO Elevenia, diperuntukkan bagi pegolf usia 40 tahun ke atas. Sementara produk lain yang juga diluncurkan, The New XXIO X, lebih menjangkau pegolf pemula dan lebih muda.
Kedua, harga sewa lapangannya yang cukup mahal. Di Pondok Indah Golf Course, misal untuk akhir pekan saja pegolf harus mengeluarkan Rp2,3 juta sekali putaran penuh atau 18 hole. Itupun harga member. Jika tanpa member, harga sewa lapangannya sebesar Rp2,6 juta. Ya wajar saja jika hobi ini terbilang mahal. Bayangkan saja jika harus merogoh koceng 4 kali dalam 1 bulan.
Terakhir, butuh waktu lama untuk mengasah kemampuan golf. Mengutip dari situs GoGolf, untuk menjadi pegolf yang mahir. Untuk bisa menguasai teknik bermain golf dalam waktu yang lebih singkat, perlu mengikuti kursus secara rutin. Perlu biaya lebih untuk membayar biaya pelatih, biaya sewa lapangan, dan kembali lagi, membeli perlengkapan golf.
Kendati demikian, dari penelusuran Bisnis, bermain golf memiliki efek yang baik untuk kesehatan tubuh. Bermain di lapangan dan ritme yang tenang membuat pegolf melupakan sejenak kepenatan. Stress akan pekerjaan akan hilang. Tubuh bisa menjadi lebih rileks, ditambah lagi paparan sinar matahari di lapangan khususnya pada waktu tertentu, bisa menjaga kesehatan tulang.
Bahkan menurut studi seperti dilansir dari healthline, tingkat kematian orang yang bermain golf lebih rendah. Dr Guy L. Mintz, Direktur Kesehatan & Lipidologi Kardiovaskular, Rumah Sakit Jantung Bass Sandra Atlas, Manhasset, New York mengatakan berjalan di lapangan golf setara dengan aerobik bahkan memiliki manfaat yang lebih besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah memutuskan akan melaksanakan vaksinasi booster, besok (12/1/2022). Ada tiga jenis vaksin booster yang disiapkan pemerintah.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.