Tragedi Sungai Wiroko: Pelajar Wonogiri Tewas Tenggelam Saat Memancing
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Ilustrasi tidur/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA--Kesulitan bangun pagi kerap dialami banyak orang.
Apakah Anda salah satu yang sulit bangun tidur meski sudah memasang alarm? Menurut sekelompok peneliti Australia, gangguan di pagi hari yang menyebabkan Anda sulit bangun tidur bisa saja dikarenakan oleh jenis alarm yang Anda gunakan.
Faktanya, penelitian mereka menunjukkan bahwa jika Anda menggunakan nada yang lebih keras dan kasar sebagai nada alarm, itu sebenarnya dapat mengganggu dan membuat Anda merasa grogi. Akan tetapi, alarm yang lebih merdu dapat membantu Anda merasa lebih terjaga.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal PLoS One ini melibatkan 50 orang. Setiap orang diberi kuesioner yang dapat mereka selesaikan secara anonim di rumah.
Para responden ditanya tentang jenis suara yang mereka sukai untuk alarm, bagaimana perasaan mereka tentang suara itu, dan seberapa terjaga atau pusing perasaan mereka setelah bangun tidur.
Penulis utama Stuart McFarlane, seorang peneliti doktoral di RMIT University, mengatakan timnya menemukan bahwa nada alarm "melodi" dikaitkan dengan orang-orang yang merasa bahwa mereka memiliki waktu yang lebih mudah menjadi terjaga dan waspada. Tidak merasa terburu-buru dan panik untuk bangun tidur.
Ini berbeda dengan alarm yang mengulang satu nada, seperti jam alarm tradisional, atau suara bel berdering. McFarlane berteori bahwa mungkin naik turunnya nada dalam alarm yang lebih melodi membantu memusatkan perhatian otak kita.
Alarm “beep beep beep” yang lebih monoton dapat meningkatkan kecemasan dan menimbulkan kebingungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.