Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Ilustrasi aktivitas seksual/Mommies Daily
Harianjogja.com, SLEMAN--Seks tidak hanya berdampak pada fisik akan tetapi juga pada emosional dan psikologis seseorang. Ketika seks tidak diperkenalkan sejak dini, maka akan berakibat pada hal-hal buruk seperti pergaulan bebas.
Adanya pergaulan bebas karena kebanyakan orang tua masih tabu untuk membicarakan masalah seks kepada anak.
"Dari mulai umur satu tahun, anak bisa dididik tentang seks, memperkenalkan bagian mana yang boleh dan tidak disentuh oleh orang lain. Dan menggunakan bahasa yang tidak saru, seperti penis diganti dengan burung. Kalau penis ya sebut saja penis," kata Indana Lazulva, selaku peneliti tentang gender dan seksualitas pada acara diskusi buku bertajuk "Akibat Menabukan Seks" di Wanita\' Baca, Sabtu (15/2/2020).
Padahal berbicara seks merupakan suatu yang sangat penting terutama ketika anak beranjak remaja, ketika hormon seksualnya sudah terangsang. Sayangnya, kebanyakan orang tua membiarkan anak mengetahui sendiri tanpa adanya dididikan langsung dari orang tua. Sebab tidak bisa dipungkiri bahwa keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak.
"Membicarakan hubungan antara laki-laki dan perempuan bisa dilakukan sejak anak itu baligh. Karena disitu mereka sudah merasakan mimpi basah dan menstruasi. Kalau saya sih pengajaran ini harus dimulai dari lingkungan keluarga, yaitu orang tua," ujar Indana.
Dampak lain akibat Menabukan seks itu sendiri ialah ketidaktahuan bahwa beberapa perilaku merupakan bentuk dari suatu pelecehan. Seperti yang diungkapkan oleh Ester Pandiangan, selaku penulis buku "Akibat Menabukan Seks" bahwa salah satu dari pembacanya mengeluh setelah 30 tahun baru menyadari tentang pelecehan yang pernah terjadi pada dirinya.
"Banyak yang sadar akan pelecehan seks yang dilakukan oleh orang-orang tertentu setelah membaca buku ini. Bahkan ada yang sudah berumur 30 tahun, dan setelah membaca buku ini baru tahu bahwa dulu yang pernah dialami adalah suatu pelecehan," kata Ester.
Seseorang yang mendapatkan pendidikan seks sejak dini tidak akan rentan mengalami pelecehan ataupun tindakan seksual dari orang lain. Sebab ia mengetahui akan risiko yang ditimbulkan, baik itu laki-laki ataupun perempuan.
"Semakin orang mengetahui seks, semakin dia tahu risiko-risiko yang ditimbulkan, dan tidak mudah untuk mengatakan \'iya\' apabila terdapat seseorang yang ingin mengajaknya untuk melakukan hubungan seksual," kata Indana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Persib Bandung wajib meraih kemenangan atas PSM Makassar demi menjaga peluang juara Super League 2025/2026.
Bulog DIY optimistis target serapan gabah 2026 tercapai sebelum Juni di tengah panen raya dan antisipasi dampak El Nino.
Aktivitas Gunung Mayon di Filipina meningkat dengan puluhan gempa vulkanik dan aliran lava, sementara status Siaga 3 tetap berlaku.
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.