Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Logo World Health Organization (WHO)./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Biaya yang dibutuhkan untuk menangani wabah virus corona di dunia mencapai US$676 juta hingga April.
Dikutip dari Bloomberg, World Health Organization (WHO) menyampaikan bahwa anggaran itu dialokasikan untuk menyiapkan langkah-langkah kunci mengatasi dan mengantisipasi wabah virus corona yang masuk dalam rancangan rencana WHO.
"Meningkatkan kesiapsiagaan negara dan operasi respon akan mencapai lebih dari $ 640 juta dari total yang dibutuhkan dari 1 Februari hingga 30 April," menurut draft 3 Februari dari rencana kesiapsiagaan dan respon strategis WHO seperti dikutip dari Bloomberg.
Dokumen setebal 28 halaman ini mengukur komunitas internasional yang “siap memberikan dukungan untuk mendukung semua negara untuk mempersiapkan dan merespons” virus penyebab pneumonia baru, yang dijuluki 2019-nCoV tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bloomberg/Bisnis.com
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.