Tol Jogja-Bawen Telan Biaya Rp14 Triliun, Ada Terowongan di Temanggung
PT Jasamarga Jogja Bawen, badan usaha jalan tol yang memenangi lelang proyek Jogja-Bawen, menyiapkan dana investasi senilai Rp14,26 triliun untuk menggarap proyek tersebut.
Ilustrasi: Warga antre mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan./Antara-Yulius Satria Wijaya
Harianjogja.com, JAKARTA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengeluarkan kebijakan baru terkait pelayanan kepada peserta pasien penderita gagal ginjal dan harus mendapatkan tindakan rutin cuci darah. Kebijakan ini dipastikan akan mempermudah pasien mendapatkan penanganan medis.
Kini peserta tidak perlu mengambil rujukan ulang, cukup datang ke faskes atau rumah sakit terkait.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris menjelaskan mulai awal 2020, pihaknya meningkatkan sejumlah layanan kepada peserta, salah satunya penderita penyakit katastropik.
“Seperti kami sampaikan sebelumnya tahun ini adalah tahun pelayanan dan kepuasan peserta, hal yang menyangkut pelayanan dan akses peserta dipermudah, salah satunya adalah simplikasi layanan hemodialisis atau cuci darah,” ujarnya di klinik Hemodialisis Tidore di Jakarta pada Senin (13/1/2020).
Data BPJS Kesehatan menunjukkan ada 47 klinik dan 715 rumah sakit, yang melayani tindakan cuci darah bagi pasien gagal ginjal.
Dengan aturannya baru ini, pasien lama tidak perlu lagi mengambil rujukan ulang kef askes tingkat pertama, hanya perlu melakukan perekaman data lewat finger print, sehingga kedepannya pelayananan cuci darah bagi pasien semakin mudah.
Untuk saat ini memang simplikasi layanan katastropik masih bagi pasien gagal ginjal, dan kedepan akan terus ditambahkan, seperti misalnya usulan dari Kemenko PMK yaitu bagi pasien jantung serta kanker.
BPJS Kesehatan juga akan terus menggalakkan upaya promotif dan preventif di masyarakat, sehingga penderita penyakit sejenis akan terus berkurang.
“Mohon dukungan dari semua pihak, karena BPJS Kesehatan ini sifatnya gotong royong, dan dengan adanya peningkatan layanan inilah bentuk dari penyesuaian iuran yang dibayarkan peserta yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, pengelola Klinik Hemodialisis Tidore, Direktur PT Masa Cipta Husada grup, Andreas Japar, menyatakan klinik itu punya kapasitas sebanyak 24 pasien per hari, dengan rata-rata kunjungan mencapai 20 pasien setiap harinya.
“Adanya layanan simplikasi dari BPJS Kesehatan ini sangat memudahkan kami, karena pasien tidak perlu lagi mengambil rujukan ulang setiap 3 bulan untuk mendapatkan layanan cuci darahnya,” ujarnya.
Adapun menurut data BPJS Kesehatan, pasien penderita katastropik menyerap klaim pengobatan mencapai hingga 20% dari total klaim yang diterima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PT Jasamarga Jogja Bawen, badan usaha jalan tol yang memenangi lelang proyek Jogja-Bawen, menyiapkan dana investasi senilai Rp14,26 triliun untuk menggarap proyek tersebut.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.
Manchester City juara Piala FA 2026 usai mengalahkan Chelsea 1-0. Pep Guardiola mencetak rekor baru dan memastikan double winner domestik.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.