Empat Korban KMP Putri Yasmin Belum Ditemukan
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.
DJ Bebby Fey/Instagram-Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Bebby Fey sepertinya berubah pikiran. Ia urung melaporkan YouTuber lelaki yang telah menidurinya karena merasa kasihan dan ingin membicarakannya secara baik-baik.
"Aku masih punya hati dan dan jaga perasaan dia aku masih kasih waktu, aku nunggu bertemu dia untuk ngobrolin masalah ini. Aku ingin dengar dari mulutnya sendiri," kata Bebby Fey, saat ditemui di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (25/9/2019).
Selain itu, perempuan yang berprofesi sebagai DJ tersebut tidak ingin orang melihat kasusnya sebagai bentuk pemerasaan.
"Jangan sampai ada indikasi kalau kita pemerasan. Kita nggak pernah mikir gitu," ungkapnya.
Dia merasa telah dirugikan dengan beberapa orang yang menilai kasusnya sebagai bentuk pemerasan.
"Tapi kalau orang lain bilang [pemerasan] gitu, hati-hatilah, mungkin banyak orang nggak suka sama saya jadi saya difitnah gitu," ucap Bebby Fey.
Seperti diketahui Bebby Fey mengaku pernah telah ditiduri oleh Youtuber terkenal. Namun sampai saat ini dia masih tidak mau menyebut nama dari laki-laki tersebut. Diduga laki-laki yang dimaksud adalah Atta Halilintar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.
Kemensos menyalurkan bantuan Rp4,52 miliar untuk korban gempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 warga terdampak.
Bayam, asparagus hingga jamur mengandung purin yang perlu dibatasi penderita asam urat. Simak daftar lengkap dan tips mengonsumsinya.
Komisi Eropa menyetujui penjualan 51% saham Everlence milik Volkswagen kepada Bain Capital dalam transaksi senilai €7,4 miliar
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta,
TNI mengerahkan prajurit, pesawat Hercules, dan KRI untuk membantu evakuasi serta distribusi logistik pascagempa di NTT.