Bupati Magelang Dorong Optimalisasi PAD Lewat PBB-P2 2026
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Tim Soreng Magelang saat pentas di Parade Seni dan Budaya Kota Mungkid Tahun 2019, Senin (19/8/2019). /Ist-Dok Humas
Harianjogja.com, MAGELANG-- Seusai tampil di Istana Negara saat Peringatan HUT ke-74 RI, Sabtu (17/8/2019), Tim Soreng Magelang kembali mendapat kesempatan untuk pentas, yakni pada acara parade seni dan budaya Kota Mungkid, Senin (19/8/2019).
Tak tanggung-tanggung, kesenian yang baru naik daun di Kabupaten Magelang ini mendapat kehormatan untuk tampil pertama di depan panggung kehormatan Bupati Magelang.
Dengan hentakan tabuhan yang lantang, para penari dari tim soreng Magelang langsung beraksi di hadapan ribuan penonton yang memadati jalan Soekarno Hatta, Kota Mungkid, lebih tepatnya di depan halaman, Setda Kabupaten Magelang.
Para penonton pun sangat antusias menyaksikan seni tari asli Magelang yang baru saja menjadi buah bibir masyarakat Magelang ini. Pasalnya, sebelumnya tim soreng Magelang ini juga diminta pentas di Istana Negara, Jakarta, untuk memeriahkan HUT RI ke-74.
Bupati Magelang, Zaenal Arifin, dalam sambutannya saat membuka parade seni dan budaya Kota Mungkid tahun 2019, sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa acara tersebut dalam rangka memperingati HUT RI ke-74, dengan mengangkat tema besar "SDM Unggul Indonesia Maju".
"Kami Pemerintah Daerah mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat, baik para petani, pedagang, akademisi, dan segenap elemen yang ada untuk bersama-sama menyiapkan sumber daya manusia yang unggul," kata Zaenal.
Selain tim soreng Magelang, parade seni dan budaya kali ini juga dimeriahkan oleh sebanyak 38 pentas kesenian yang lain dari berbagai daerah, instansi, maupun sekolah yang ada di Kabupaten Magelang, diantaranya, soreng Polres Magelang, Paskibra Kabupaten Magelang tahun 2019, dan drum band dari SMA Taruna Nusantara.
Dalam kesempatan yang sama, Zaenal juga mengajak seluruh penoton yang hadir untuk tetap mencintai dan melestarikan seni dan budaya asli Kabupaten Magelang.
Menurutnya, Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul akan tercermin, salah satunya pada sektor kecintaan masyarakat akan seni dan budayanya sendiri.
"Marilah kita merawat seni dan budaya, serta mewariskannya kepada anak cucu kita dalam menuju SDM yang unggul. Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-74 SDM Unggul Indonesia Maju" pungkas Zaenal. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Magelang menekankan optimalisasi PAD melalui PBB-P2 2026 guna memperkuat kemandirian fiskal dan pembangunan daerah.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.