NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA- Hasil penelitian baru-baru ini mengungkapkan pengaruh buruk penggunaan telepon seluler (ponsel) terhadap tekanan darah.
Selama ini penggunaan ponsel berlebihan sering dikaitkan dengan sejumlah penyakit mematikan. Ternyata penggunaan ponsel juga turut memengaruhi tekanan darah tinggi.
Dilansir dari Telegraph, peneliti menemukan bahwa berbicara di ponsel memicu peningkatan tekanan darah sistolik yang sesuai dengan gelombang.
Fakta ini telah dibuktikan para peneliti dengan membaca tekanan darah dari 94 pasien hipertensi ringan setiap satu menit.
Bagi peserta yang berusia 53 tahun dibiarkan duduk di kursi yang nyaman di ruang konsultasi dokter. Mereka juga dibiarkan sendiri setelah membaca tekanan darahnya.
Di samping itu, para peneliti juga menelepon pasien setidaknya 3 kali. Hasilnya, mereka menemukan ketika pasien menelepon atau menerima panggilan akan memengaruhi tekanan darahnya.
Rata-rata, tekanan darah mereka akan berubah dari 121/177 hingga 129/82. NHS mengatakan tekanan darah di bawa 130/80 dianggap normal dan tekanan darah di atas 140/90 dianggap tinggi.
Namun, para peneliti menemukan pasien yang biasanya menerima lebih dari 30 panggilan dalam sehari justru lebih kecil kemungkinannya mengalami lonjakan tekanan darah ketika ponsel berdering.
Dalam hal ini, usia seseorang yang lebih muda. Peneliti melihat penggunaan ponsel pada orang yang lebih muda tidak terlalu memengaruhi tekanan darahnya.
Penelitian dari American Society of Hypertension di San Francisco pun menemukan bahwa panggilan telepon sebenarnya tidak meningkatkan denyut jantung atau tekanan darah diastolik. Artinya, dering telepon hanya memengaruhi tekanan darah sistolik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Simak daftar peringatan 1 September, mulai dari Hari Polwan Indonesia, World Letter Writing Day, Lazy Mom Day, hingga American Chess Day. Penjelasan lengkap!
Fabio Quartararo tak mau lagi membantu Yamaha mengembangkan motor MotoGP 2027 setelah kecewa dilarang menguji ban Pirelli di Austria.
Ramalan 12 zodiak Selasa 1 September 2026, Virgo paling menonjol, Taurus dan Libra mendapat energi positif awal bulan.
Prakiraan cuaca DIY Selasa (1/9) cerah berawan dengan suhu 33°C. Waspada perubahan angin di pesisir Bantul dan Kulonprogo. Cek info BMKG selengkapnya.
Pemda DIY menekankan pentingnya membuktikan manfaat nyata keistimewaan bagi generasi muda sekaligus menjawab tantangan masa depan.