Sayembara Begal Jadi Polemik, Yusril Minta Patroli Ditingkatkan
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Ilustrasi air minum dalam kemasan/Womenshealthmag
Harianjogja.com, JOGJA - Kebiasaan meminum air cukup untuk mendapatkan asupan cairan setiap hari. Jika kebiasaan baik ini tak dilakukan, seseorang bisa menderita penyakit yang cukup serius, salah satunya radang usus buntu.
Selama ini, kita sering mengatakan usus buntu sebagai salah satu jenis penyakit. Perlu ditegaskan bahwa usus buntu bukanlah nama penyakit.
Usus dalam tubuh manusia sendiri bermacam-macam, mulai dari usus halus, usus buntu, dan usus besar. Usus buntu adalah bagian kecil dari saluran awal usus besar yang bentuknya berupa tonjolan kecil di ujung kanan bawah perut. Panjang usus buntu sendiri hanya berkisar dari 8-13 cm.
Peradangan pada usus buntu inilah yang kemudian akan menimbulkan gejala dan disebut sebagai radang usus buntu atau appendisitis. Namun, karena banyak orang keliru menyebut “usus buntu” sebagai penyakitnya, bukan sebagai anggota tubuh itu sendiri, istilah tersebut justru lebih sering digunakan untuk membahasakan penyakit radang usus buntu dilansir Hello Sehat.
Radang usus buntu terjadi akibat penyumbatan saluran usus buntu
Salah satu penyebab radang usus buntu adalah penyumbatan yang terjadi pada saluran usus buntu. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, usus buntu hanya berupa saluran yang menuju pada tonjolan kecil dengan ujung yang buntu. Jika saluran menuju usus buntu tersebut tersumbat, tentu tidak ada lagi jalan keluar ke mana pun.
Di lain sisi, usus, tak terkecuali usus buntu, juga terus mengeluarkan cairan atau lendir yang dibutuhkan oleh saluran pencernaan. Dapat dibayangkan dengan adanya penyumbatan tanpa jalan keluar dan lendir yang terus dikeluarkan dari lapisan usus, lama-lama akan menyebabkan peningkatan tekanan dalam usus buntu dan pada akhirnya dapat menyebabkan peradangan. Bila sudah parah, usus buntu pun bisa saja pecah dan menyebabkan kematian.
Penyebab penyumbatan tersering pada saluran usus buntu adalah feses. Namun, feses yang dimaksud adalah yang sudah mengeras di dalam saluran cerna. Feses semacam ini disebut fecalith. Fecalith kecil yang berada di dalam usus bisa terjebak masuk dan akhirnya menyumbat ke dalam usus buntu.
Fecalith sendiri dapat terjadi akibat sembelit (susah buang air besar) yang telah berlangsung lama. Sembelit merupakan kondisi di mana feses mengeras akibat kandungan cairan yang kurang sehingga sulit dikeluarkan dan akhirnya terjebak di dalam saluran cerna. Pembentukan fecalith dapat dicegah dengan menghindari sembelit. Caranya yaitu dengan meningkatkan konsumsi serat dan banyak mengonsumsi cairan, terutama air putih.
Kadar serat dan konsumsi cairan akan membuat feses cukup lunak sehingga tidak akan mengeras dan terjebak di dalam usus buntu. Pola makan yang tinggi serat mampu mempercepat keluarnya feses sehingga tidak terjadi sembelit berkepanjangan. Sedangkan konsumsi banyak air tentunya akan membuat feses kaya akan kandungan cairan, sehingga menjadi lembek dan mudah dikeluarkan. Inilah mengapa kurang minum air bisa jadi salah satu penyebab usus buntu.
Namun, perlu diingat bahwa tidak semua fecalith yang terbentuk akibat dehidrasi bisa menjadi penyebab usus buntu. Begitu juga sebaliknya. Tidak semua penyebab usus buntu adalah fecalith karena dehidrasi. Bila Anda merasakan gejala-gejala radang usus buntu, segera periksa ke dokter.
Jadi jangan sampai dehidrasi agar tidak sampai terkena radang usus buntu. Jangan sampai kita kekurangan cairan tubuh atau kurang minum air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com/HelloSehat
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 27 Juli 2026 untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.