Indonesia Tanpa Marselino, Ragnar, dan Justin Hubner Hadapi Timor Lest
Timnas Indonesia dipastikan tanpa Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Justin Hubner saat menghadapi Timor Leste di Piala AFF 2026.
Kriss Hatta. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA- Presenter Kriss Hatta sudah ditangkap lagi oleh Polda Metro Jaya, hanya dalam waktu belum sebulan setelah bebas. Penangkapan Kriss dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.
"Iya benar (sudah ditangkap)," kata Argo saat dikonfirmasi, Rabu (24/7/2019).
Menurut Argo, Kriss ditangkap terkait kasus penganiayaan terhadap seorang lelaki bernama Anthony Hilenaar. Sampai sekarang, pemandu acara Uang Kaget itu masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Polda Metro Jaya.
"Nanti ya dijelaskan," kata Argo.
Sebelumnya, Kriss Hatta dilaporkan terkait kasus penganiayaan pada 6 April 2019. Sebelum membuat laporan, Anthony lebih dulu unggah video yang perlihatkan tangan dan hidungnya penuh darah.
Kriss Hatta sendiri telah membantah adanya tindak penganiayaan yang dilakukannya. Namun, mantan kekasih Hilda Vitria itu enggan bicara banyak soal dugaan penganiayaan yang telah dilaporkan Antony tersebut.
Penangkapan Kriss ini cukup bikin kaget publik. Sebab, dia baru saja bebas dari penjara setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Bekasi memvonis bebas dalam kasus pemalsuan dokumen pernikahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Timnas Indonesia dipastikan tanpa Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Justin Hubner saat menghadapi Timor Leste di Piala AFF 2026.
Perbaikan 256 RTLH di Gunungkidul ditargetkan selesai akhir Agustus 2026. Hingga akhir Juli, 101 rumah telah rampung dibangun.
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri nonblok di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.