Jemaah Haji Probolinggo Wafat di Makkah, Sempat Dirawat di ICU
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Penyanyi Anggun C Sasmi menghibur para penggemarnya saat konser tunggal di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (5/7/2019). Dalam konser yg bertajuk \"Satukan Nada Wujudkan Mimpi Anak Indonesia\" itu, Anggun membawakan kurang lebih 20 lagu andalannya./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--Pada Jumat (5/7/2019) malam, penyanyi Anggun C Sasmi menggelar konser "Amal Gemilang 30 Tahun bersama Anggun C Sasmi" di Tenis Indoor, Senayan.
Konser itu berhasil mengumpulkan donasi Rp3 miliar guna membangun fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Indonesia yang terdampak bencana.
Konser yang menghadirkan sekira 20 lagu itu dibuka dengan monolog Maudy Ayunda. Sang pelantun "Perahu Kertas" berbicara soal bencana alam di Indonesia, mulai dari tsunami di Aceh hingga Palu dan Donggala.
Maudy mengungkapkan bahwa dari semua peristiwa yang terjadi, membuat banyak anak-anak di Indonesia yang terputus mimpinya karena hancurnya gedung sekolah tempat mereka menimba ilmu.
Dia pun bersyukur karena masih banyak orang-orang yang peduli dengan masalah pendidikan anak di Indonesia, di antaranya adalah para penonton konser yang rela membeli tiket pertunjukan. Sebab 100% hasil penjualan akan disumbangkan untuk membantu pendidikan anak-anak korban bencana.
"Terima kasih sudah mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia," ujar Maudy.
Setelah Maudy, giliran Yura Yunita yang hadir di panggung P&G. Dia membawakan lagu "Harus Bahagia", "Buka Hati", "Cinta dan Rahasia", dan "Merakit".
Yang paling ditunggu akhirnya hadir, Anggun langsung menyanyikan "No Promises" dan "Undress Me".

"Sumpah merinding sampai ke betis. Apa kabar teman-teman, senang enggak sih ketemu lagi? Biasanya kalau konser bilang terima kasih di akhir acara, tapi karena ini konser istimewa saya mau terima kasihnya sekarang. Karena 100 persen penjualan tiket akan disumbangkan untuk membangun fasilitas-fasilitas sekolah di daerah," kata Anggun.
Anggun kemudian melantunkan "Snow on the Sahara", yang menurutnya lagu tersebut mendatangkan banyak keberuntungan. Sebab dari sana, dia bisa keliling dunia dan namanya semakin diakui di kancah musik internasional.
Konser ini memberikan kejutan dengan kehadiran Rossa di panggung. Keduanya berkolaborasi menyanyikan "The Good is Back".
Selagi menunggu Anggun yang berganti busana, Rossa mengambil alih panggung dengan membawakan "Still Reminds Me" milik Anggun.
Setelah berganti busana karya dari desainer Mety Choa, Anggun mengajak penonton bernostalgia dengan membawakan "Yang Kutunggu", "Bayang-Bayang Ilusi" dan "Mimpi".
Lalu, pada lagu "Takut", Anggun kembali memberikan kejutan dengan menghadirkan Iwa K.

Siapa yang menyangka musik rock yang dibawakan Anggun berpadu dengan rap terdengar sangat menarik dan begitu menyenangkan.
"Sudah capek belum?," tanya Anggun yang melihat antusiasme penonton tak kunjung reda.
Lagu yang paling ditunggu pun menutup konser ini yakni "Tua-Tua Keladi", semua penonton langsung berdiri dan ikut menyanyikannya.
Anggun dan penonton saling bertukar energi hingga menjadikannya lebih bersemangat.
Dalam pertunjukan ini, Anggun kurang lebih membawakan 20 lagu dan di akhir acara juga dibacakan jumlah donasi yang akan disumbangkan ke 100 sekolah untuk membangun fasilitas pendidikan yang mencapai lebih dari Rp3 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Bisnis.com
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.