Ditanya Mengapa Mati-matian Bela Fairuz A Rafiq, Begini Jawaban Hotman Paris

Newswire
Newswire Selasa, 02 Juli 2019 17:27 WIB
Ditanya Mengapa Mati-matian Bela Fairuz A Rafiq, Begini Jawaban Hotman Paris

Fairuz A Rafiq didampingi suami (Sonny Septian), kakak (Ranny Fahd A Rafif), dan kuasa hukumnya (Hotman Paris) di Polda Metro Jaya, Senin (1/7/2019). /Suara.com-Yuliani

Harianjogja.com, JAKARTA - Artis Fairuz A Rafiq sedang terlibat masalah dengan mantan suaminya, Galih Ginanjar. Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengungkap alasan membela Fairuz dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan lewat media elektronik tersebut.

Hotman memastikan mendampingi Fairuz bukan karena uang, melainkan faktor kemanusiaan. Apalagi, dia juga sudah lama jadi pengacara istri Sonny Septian itu.

"Orang pada nanya kenapa Hotman bela mati-matian Fairuz? Apa gara-gara uang? Oh jelas nggak dong," kata Hotman dalam video di Instagramnya.

Hotman merasa nuraninya terpanggil saat melihat Fairuz dihina oleh Galih di channel YouTube Rey Utami. Dan, diam-diam Hotman kagum dengan Fairuz setelah memutuskan berhijrah.

"Saya kagum sesudah dia hijrah, dia sudah pakai hijab, muslim yang baik, itu saya kagum. Tapi anehnya setelah jadi muslim yang baik, setelah dia hijrah, pakai hijab, eh dia malah dapat perlakukan yang sangat tidak manusiawi seperti itu. Itu lah alasannya saya membela Fairuz," kata Hotman menjelaskan.

Diberitakan sebelumnya, Hotman mendampingi Fairuz A Rafiq untuk melaporkan Galih di Polda Metro Jaya, Senin (2/7/2019) kemarin. Selain Galih, Rey Utami dan suaminya, Pablo Benua juga ikut dilaporkan sebagai pemilik channel YouTube.

Setidaknya ada 5 ucapan Galih Ginanjar yang dianggap sebagai pencemaran nama baik dan penghinaan. Salah satunya adalah ucapan Galih yang menyindir organ intim Fairuz bau ikan asin.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online