Advertisement
Ngemil Jangan Sembarangan, Ini Tiga Pilihan Ramah Jantung
Alpukat - Foto dibuat oleh AI - StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebiasaan ngemil sering dianggap sepele, padahal pilihan camilan bisa berdampak langsung pada kesehatan jantung. Dokter jantung menilai momen ngemil justru bisa dimanfaatkan untuk menambah asupan nutrisi penting yang sering terlewat dari makanan utama.
Mengacu pada ulasan EatingWell, pola ngemil yang tepat dapat membantu memenuhi kebutuhan serat, lemak sehat, dan antioksidan. Ketiga komponen ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kardiovaskular.
Advertisement
Dokter spesialis jantung David Sabgir menyebut camilan bisa menjadi “jembatan nutrisi” untuk menutup kekurangan zat gizi harian. Ia juga menyoroti hasil survei di Amerika Serikat yang menunjukkan sebagian besar orang memahami pentingnya pola makan sehat, tetapi hanya sekitar setengahnya yang konsisten menjalankannya.
Kombinasi Hummus dan Sayuran Segar
BACA JUGA
Pilihan pertama yang direkomendasikan adalah hummus yang dipadukan dengan sayuran segar seperti wortel, paprika, atau mentimun. Kombinasi ini tidak hanya praktis, tetapi juga kaya nutrisi penting.
Hummus berbahan dasar kacang arab mengandung serat larut yang membantu menurunkan kolesterol jahat. Selain itu, protein nabati di dalamnya berperan menjaga kestabilan gula darah. Sayuran segar melengkapi dengan vitamin, antioksidan, dan serat tambahan yang mendukung kesehatan pembuluh darah.
Kombinasi ini juga rendah kalori tetapi tinggi volume, sehingga memberi rasa kenyang lebih lama tanpa risiko konsumsi berlebihan.
Roti Gandum Utuh dengan Alpukat
Camilan kedua yang dinilai baik untuk jantung adalah roti gandum utuh dengan alpukat. Perpaduan ini memberikan keseimbangan antara karbohidrat kompleks dan lemak sehat.
Alpukat diketahui mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menurunkan kadar LDL sekaligus meningkatkan HDL atau kolesterol baik. Sementara itu, roti gandum utuh menyediakan serat yang membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mengontrol gula darah.
Kombinasi ini juga memberikan energi yang lebih stabil, sehingga cocok dikonsumsi di sela aktivitas tanpa menyebabkan lonjakan gula darah.
Kacang Campur dan Cokelat Hitam
Pilihan ketiga adalah kacang campur yang dipadukan dengan cokelat hitam. Kacang seperti almond dan kenari kaya akan lemak tak jenuh, serat, dan sterol nabati yang berperan dalam menurunkan kolesterol.
Konsumsi kacang secara rutin dalam jumlah moderat bahkan dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Sementara itu, cokelat hitam mengandung polifenol seperti flavanol yang memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi.
Senyawa tersebut membantu menjaga elastisitas pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Untuk mendapatkan manfaat optimal, disarankan memilih cokelat hitam dengan kadar kakao tinggi agar kandungan gulanya lebih rendah.
Ngemil Bisa Jadi Strategi Sehat
Sabgir menegaskan bahwa ngemil tidak harus dihindari, tetapi perlu dikelola dengan pilihan yang tepat. Mengganti camilan tinggi gula dan garam dengan opsi yang lebih alami dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang.
EatingWell juga menekankan bahwa konsistensi lebih penting dibanding kesempurnaan. Perubahan kecil yang dilakukan secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan kardiovaskular secara signifikan.
Dengan demikian, kebiasaan ngemil dapat berubah dari sekadar rutinitas menjadi strategi sederhana untuk menjaga kesehatan jantung jika dilakukan dengan bijak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penjelasan Lengkap UI Terkait Viral Chat Mesum 16 Mahasiswa FH
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







