Advertisement

ADA Band Rilis Selalu Ada, Refleksi 30 Tahun Berkarya

Jumali
Minggu, 12 April 2026 - 16:37 WIB
Jumali
ADA Band Rilis Selalu Ada, Refleksi 30 Tahun Berkarya Video klip Selalu Ada" dari ADA Band - Tangkapan layar

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — ADA Band kembali menegaskan eksistensinya di industri musik Indonesia dengan merilis video klip terbaru berjudul “Selalu Ada”. Karya ini menjadi penanda perjalanan hampir 30 tahun sekaligus refleksi kedewasaan musikal mereka.

Advertisement

Lagu ini tidak sekadar menjadi rilisan baru, tetapi juga menghadirkan pesan emosional yang kuat tentang perjalanan hidup, pertemuan, dan perpisahan.

Terinspirasi Kisah Personal

Salah satu kekuatan lagu ini terletak pada liriknya yang sederhana namun bermakna dalam, seperti kalimat “semua datang dan pergi, mewarnai cerita kita”.

Vokalis Indra Perdana Sinaga atau Naga mengungkapkan, lirik tersebut terinspirasi dari pengalaman pribadinya saat berpisah dengan band sebelumnya, Lyla. Pengalaman tersebut menjadi refleksi tentang kehilangan sekaligus pelajaran hidup yang kemudian dituangkan ke dalam lagu.

Lagu “Selalu Ada” ditulis oleh bassist Dika Satjadibrata. Ia menyebut inspirasi lagu berasal dari berbagai kisah nyata di sekitarnya, khususnya dinamika hubungan manusia. Pendekatan ini membuat lagu terasa lebih dekat dan relevan dengan pengalaman banyak orang.

Secara musikal, ADA Band tetap mempertahankan ciri khas mereka melalui melodi kuat dan lirik emosional. Namun, aransemen lagu dikemas lebih modern dan intim agar sesuai dengan selera pendengar masa kini. Hasilnya, lagu ini tetap terasa familiar bagi penggemar lama, sekaligus mampu menjangkau generasi baru.

Visual Emosional di Video Klip

Video klip “Selalu Ada” mengusung pendekatan emosional yang menggambarkan pentingnya kehadiran seseorang dalam hidup, serta memori yang ditinggalkan setelah perpisahan. Visual tersebut memperkuat pesan lagu tentang makna kehadiran dan kehilangan dalam kehidupan.

Selama hampir tiga dekade, ADA Band telah melewati berbagai fase industri musik, mulai dari era kaset dan CD hingga platform digital dan streaming.

Kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan identitas menjadi kunci keberlangsungan mereka di tengah perubahan zaman. Rilisan “Selalu Ada” menjadi bukti bahwa ADA Band masih relevan dan mampu menyentuh pendengar lintas generasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Besok Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Bahas Energi dan Global

Besok Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Bahas Energi dan Global

News
| Minggu, 12 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Kanada Negara Paling Ramah 2026, Indonesia Peringkat 33

Kanada Negara Paling Ramah 2026, Indonesia Peringkat 33

Wisata
| Minggu, 12 April 2026, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement