Advertisement
Pilihan Beras Rendah Indeks Glikemik untuk Penderita Diabetes
Ilustrasi nasi dari beras merah / Freepik
Advertisement
Pilihan Beras Rendah Indeks Glikemik untuk Penderita Diabetes
Harianjogja.com, JOGJA—Pemilihan jenis beras menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kestabilan kadar gula darah bagi penderita diabetes, terutama untuk menghindari lonjakan glukosa setelah makan.
Advertisement
Ahli gizi Karishmma Chawla merekomendasikan sejumlah jenis beras dengan indeks glikemik rendah sebagai alternatif pengganti beras putih yang umum dikonsumsi, karena tetap memberikan rasa dan manfaat nutrisi tanpa meningkatkan risiko lonjakan gula darah.
Dikutip dari Hindustan Times, Jumat, indeks glikemik (GI) merupakan sistem klasifikasi yang menunjukkan seberapa cepat karbohidrat dalam makanan dapat meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Makanan dengan nilai GI tinggi cenderung diserap tubuh lebih cepat sehingga memicu kenaikan gula darah secara drastis, sedangkan makanan dengan GI rendah dicerna lebih lambat dan menyebabkan peningkatan gula darah yang lebih bertahap.
BACA JUGA
Salah satu pilihan beras yang direkomendasikan adalah nasi merah. Dengan kisaran indeks glikemik antara 45 hingga 52, nasi merah membantu mengelola kadar gula darah sekaligus kaya akan serat, protein, dan antioksidan yang berperan mengurangi peradangan serta meningkatkan sensitivitas insulin agar kadar gula darah tetap stabil.
Pilihan berikutnya adalah beras liar, yang secara botani merupakan biji dari jenis rumput. Beras ini memiliki indeks glikemik sekitar 35 hingga 40 dan dikenal mampu membantu mengontrol kadar gula darah serta memberikan rasa kenyang lebih lama setelah dikonsumsi.
Selain itu, beras hitam juga menjadi alternatif yang disarankan bagi penderita diabetes. Dengan indeks glikemik berkisar 35 hingga 45, beras hitam mengandung serat dan antioksidan tinggi yang berperan mengurangi stres oksidatif, terutama pada pasien diabetes.
Beras basmati turut masuk dalam daftar pilihan karena memiliki indeks glikemik sedang dan dinilai lebih aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes dibandingkan beras putih pada umumnya, sehingga dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih terkontrol.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KKP Benarkan Tiga Pegawai Jadi Penumpang Pesawat ATR PK-THT
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



