Advertisement
Dua Film RI Raih Penghargaan di QCinema 2025
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi capaian dua film Indonesia yang berhasil meraih penghargaan dalam gelaran QCinema International Film Festival 2025 di Filipina.
“Kami mengucapkan selamat kepada tim film Pangku yang kembali meraih penghargaan internasional. Rangkaian kemenangan mereka, dari Busan hingga QCinema, menunjukkan bahwa budaya lokal Indonesia memiliki daya tarik global ketika disampaikan dengan kejujuran dan kreativitas. Begitu pula dengan Little Rebels Cinema Club, prestasinya membuktikan bahwa talenta muda Indonesia telah siap menjadi bagian dari percakapan sinema dunia,” ujar Fadli dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (27/11/2025)
Advertisement
Film Pangku, debut penyutradaraan Reza Rahadian, kembali mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Winner Best Asian First Film di QCinema International Film Festival 2025. Prestasi ini memperpanjang rangkaian kemenangan Pangku dalam beberapa bulan terakhir.
Sementara itu, Little Rebels Cinema Club turut mencatat pencapaian membanggakan lewat penghargaan QCShorts International Special Mention. Karya sineas muda Khozy Rizal itu diapresiasi berkat kepekaan cerita, kekuatan karakter, serta relevansinya bagi audiens global.
BACA JUGA
Dua film tersebut menjadi bukti kekayaan narasi Indonesia yang mampu bersaing di panggung internasional. “Kemenangan ini merupakan wujud semangat kolektif, keberagaman bangsa, dan kekayaan narasi yang menjadi denyut nadi kebudayaan Indonesia. Dengan kerja keras, kolaborasi, dan semangat yang tak pernah padam, sinema Indonesia akan terus menjadi kekuatan yang menyatukan serta menginspirasi,” lanjut Fadli.
Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan (PPPK) Kementerian Kebudayaan, Ahmad Mahendra, menambahkan bahwa capaian tersebut menjadi refleksi berkembangnya ekosistem perfilman nasional.
“Direktorat Jenderal PPPK akan terus memperkuat pembinaan, fasilitasi, dan pengembangan talenta film, memastikan lebih banyak karya Indonesia dapat berkeliling festival internasional dan mendapat apresiasi yang layak,” ujarnya.
Sebelumnya, apresiasi serupa juga diberikan ketika Pangku mencuri perhatian di Busan International Film Festival (BIFF) ke-30. Film yang mengangkat budaya kopi pangku di wilayah Pantura itu meraih empat penghargaan bergengsi: KB Vision Audience Award, FIPRESCI Award, Bishkek International Film Festival Central Asia Cinema Award, dan Face of the Future Award.
Adapun Little Rebels Cinema Club sebelumnya juga berhasil meraih Crystal Bear untuk kategori Generation Kplus di Berlinale ke-75. Deretan prestasi ini menjadi momentum penting bagi sinema Indonesia untuk semakin dikenal, diapresiasi, dan diperhitungkan di dunia internasional.
Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung karya-karya yang mengangkat kekayaan budaya, narasi autentik, dan perspektif kreatif generasi baru sineas Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lewati Selat Hormuz di Tengah Blokad
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







