IBM Soroti Bahaya ChatGPT Tanpa Izin di Lingkungan Bank
IBM mengingatkan perbankan soal risiko Shadow IT akibat penggunaan aplikasi AI tanpa izin. Edukasi karyawan dan tata kelola data dinilai penting.
Foto ilustrasi anak bermain ponsel. - Foto dibuat oleh AI/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Anak yang sering menyipitkan mata saat membaca atau duduk terlalu dekat dengan televisi bisa jadi mengalami rabun jauh.
"Banyak orang tua mungkin sering melihat anaknya duduk terlalu dekat dengan televisi, menyipitkan mata saat membaca, atau mengeluh mata cepat lelah. Tanda-tanda ini bisa jadi sinyal awal adanya mata minus pada anak," kata dr. Artha Latief, Sp.M dalam keterangan persnya pada Rabu (1/10/2025).
Dokter spesialis mata dari Bethsaida Hospital Gading Serpong itu menjelaskan bahwa mata minus terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata tidak jatuh tepat pada retina, melainkan di depannya. Akibatnya, benda yang jauh tampak buram.
Pada anak, kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh kebiasaan menatap layar terlalu lama, kurang beraktivitas di luar ruangan, maupun faktor keturunan.
Kalau mendapati anak sering mengedipkan mata ketika menonton televisi atau menggunakan gawai, mengeluh sakit kepala, serta kesulitan melihat jelas dari jarak jauh, orang tua disarankan segera memeriksakan anak ke dokter spesialis mata.
Dokter Artha mengemukakan pentingnya pemeriksaan mata secara berkala untuk mengekang peningkatan gangguan penglihatan lebih lanjut.
"Pertambahan mata minus ini akan mengganggu aktivitas belajar maupun perkembangan anak. Pemeriksaan rutin akan membantu menentukan penanganan yang tepat," katanya.
BACA JUGA: Pemda Diminta Kawal Kebersihan Dapur Program MBG
Menurut dia, pemeriksaan mata rutin dan kebiasaan hidup sehat dapat membantu menjaga kesehatan mata anak serta mencegah munculnya gangguan mata yang lebih serius di kemudian hari.
Dia juga menyarankan para orang tua membatasi waktu anak menggunakan gawai, mendorong anak lebih banyak bermain di luar ruangan, serta mengupayakan pencahayaan memadai ketika anak membaca atau belajar guna mencegah gangguan penglihatan pada anak.
Kalau mata anak sudah terlanjur minus, maka dokter dapat merekomendasikan penggunaan kacamata dengan lensa yang sesuai atau terapi tetes mata guna mengendalikan progresivitas minus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IBM mengingatkan perbankan soal risiko Shadow IT akibat penggunaan aplikasi AI tanpa izin. Edukasi karyawan dan tata kelola data dinilai penting.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Rabu, 28 Oktober 2026, bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback setiap ukuran.
Borussia Dortmund menang 3-2 atas Werder Bremen, sedangkan FC Koln melibas Union Berlin 5-0 untuk lolos ke babak 16 besar DFB-Pokal.
Komisi D DPRD Kota Jogja mengawal anggaran DPK 2027, termasuk rencana gedung arsip, digitalisasi naskah kuno, diorama, dan angkringan literasi.
Prajurit Kopassus berinisial AG ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kelalaian penggunaan senjata yang menewaskan Letda Jihad Ahmad Al-Rasyid.