Label Baked Tak Menjamin Keripik Lebih Sehat, Ini Faktanya
Keripik baked belum tentu lebih sehat, ahli gizi jelaskan perbedaan dan cara memilih camilan yang tepat.
Foto ilustrasi mangga. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Mangga (Mangifera indica L.) bukan hanya buah tropis yang lezat, tetapi juga kaya senyawa bioaktif yang mendukung kesehatan.
Dalam beberapa dekade terakhir, banyak penelitian berbahasa Inggris menunjukkan bahwa konsumsi mangga memberikan manfaat penting bagi tubuh.
Kaya Antioksidan
Mangga mengandung karotenoid (seperti beta-karoten, lutein), polifenol, dan senyawa unik bernama mangiferin. Senyawa ini bekerja sebagai antioksidan kuat yang membantu melawan radikal bebas, menurunkan stres oksidatif, dan mendukung pencegahan penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.
Menurut penelitian yang dipublikasikan di Nutrients Journal (MDPI, 2021), mangiferin memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan potensi antikanker.
Mendukung Kesehatan Jantung
Beberapa studi klinis kecil menunjukkan konsumsi mangga dapat memperbaiki fungsi pembuluh darah dan menurunkan faktor risiko penyakit jantung. Pada wanita pascamenopause yang mengonsumsi 330 gram mangga per hari selama 2 minggu, terjadi penurunan kekakuan arteri sebesar 35–38%, penurunan tekanan darah sistolik hingga 6 mmHg, serta penurunan kolesterol LDL sekitar 9 mg/dL.
Hasil ini dilaporkan dalam Journal of the American Nutrition Association (2025).
BACA JUGA: DPR Desak Kemlu Evaluasi Keamanan Perwakilan Luar Negeri
Baik untuk Pencernaan
Serat dalam mangga (larut dan tidak larut) membantu memperlancar sistem pencernaan, mencegah sembelit, dan mendukung pertumbuhan bakteri usus yang sehat. Pati resisten dalam mangga mentah juga bermanfaat bagi kesehatan usus.
Studi review di International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences (2025) menyebutkan bahwa serat dan polifenol mangga berperan dalam menjaga kesehatan saluran cerna dan sistem metabolisme.
Menjaga Kesehatan Metabolik & Diabetes
Konsumsi mangga dalam jumlah moderat dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan resistensi insulin. Studi intervensi dengan memberikan 100 kalori mangga per hari pada orang kelebihan berat badan menunjukkan penurunan resistensi insulin tanpa menambah berat badan.
Penelitian ini dilaporkan dalam New York Post yang merangkum hasil studi ilmiah tahun 2025.
Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh dan Kulit
Mangga mengandung vitamin C, vitamin A, folat, serta tembaga, yang penting untuk sistem kekebalan tubuh, kesehatan kulit, dan regenerasi sel. Kandungan vitamin A dan karotenoid juga berperan menjaga kesehatan mata.
Menurut review di Pakistan BioMedical Journal (2022), konsumsi mangga rutin dapat mendukung sistem imun dan kesehatan kulit karena kombinasi vitamin dan polifenol di dalamnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Dari berbagai sumber
Keripik baked belum tentu lebih sehat, ahli gizi jelaskan perbedaan dan cara memilih camilan yang tepat.
Truk paket tujuan NTT terbakar di Tol Semarang-Solo. Muatan hangus, diduga akibat as roda patah.
Musim kemarau picu kematian ikan di Bantul. DKP minta pembudidaya waspada dan jaga kualitas air.
Program MBG di Jogja disorot DPRD DIY karena dinilai belum tepat sasaran dan lemah koordinasi. Evaluasi menyeluruh diminta.
Polisi tangkap karyawan rental di Grogol yang mencuri motor pelanggan. Pelaku terancam 5 tahun penjara.
Trump hubungi Venezuela usai gempa M7,5. Korban 920 tewas, bantuan internasional terus berdatangan.