Polri Usut Beras Fortifikasi, 5 Merek Diduga Tak Sesuai Label
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Ki Hadjar Dewantara./Dok. Shutterstock-Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA–Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar setiap 2 Mei, tidak lepas dari peran besar Ki Hajar Dewantara.
Sosok yang dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional itu mampu menandai kemajuan dunia pendidikan di tanah air.
Berikut adalah biografi singkat Ki Hajar Dewantara beserta kutipan-kutipannya yang menginspirasi.
Ki Hajar Dewantara, yang lahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta, berasal dari keluarga bangsawan Pakualaman. Ia mengenyam pendidikan di ELS (Europeesche Lagere School) dan sempat belajar di STOVIA, namun tidak menyelesaikannya karena alasan kesehatan.
Kariernya dimulai di dunia jurnalistik dengan menulis di berbagai surat kabar seperti De Expres dan Oetoesan Hindia. Tulisan-tulisannya tajam dalam mengkritik penjajahan, namun tetap halus dan komunikatif.
Kepeduliannya pada pendidikan mendorongnya mendirikan Perguruan Taman Siswa pada 1922, sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem pendidikan kolonial dan demi mencerdaskan rakyat bumiputra.
Sosok yang sederhana ini dikenal dekat dengan rakyat dan memperjuangkan kesetaraan lewat jalur pendidikan dan kebudayaan lokal. Ia juga menentang Undang-Undang Sekolah Liar tahun 1932 yang membatasi pendidikan rakyat.
Atas jasanya, ia diangkat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 1950, menerima gelar doktor honoris causa dari UGM, dan dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional pada 1959.
Ki Hajar Dewantara wafat pada 26 April 1959 dan dimakamkan di Taman Siswa Wijaya Brata, Yogyakarta. Warisannya dalam dunia pendidikan tetap hidup hingga kini, menjadikannya sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia.
Berikut adalah pesan-pesan Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
BGN DIY mengevaluasi uji coba MBG prasmanan di Sentolo dan Turi. Perluasan layanan masih menunggu kesiapan teknis dan arahan pusat.
Persik Kediri menjamu PSS Sleman pada pekan keenam Super League. Simak jadwal, prediksi pemain, performa, dan suasana duka suporter.
Jepang mewajibkan skrining TBC bagi WNI yang akan tinggal jangka menengah hingga panjang. Simak jadwal, prosedur, biaya, dan pengecualiannya.
PSM Makassar menjamu Persebaya Surabaya pada 22 Oktober 2026. Simak jadwal, prediksi pemain, performa terkini, dan rekor pertemuan kedua tim.
Alexander Jeremejeff mengoleksi enam gol bersama Persija Jakarta. Shin Tae-yong memuji ketajaman striker Swedia itu usai menang 5-1 atas Arema.