28.478 Siswa Sekolah Rakyat Dibekali Literasi Digital Saat MPLS
Sebanyak 28.478 siswa baru Sekolah Rakyat mendapat pembekalan literasi digital dan etika bermedia sosial selama MPLS 2026.
Ki Hadjar Dewantara./Dok. Shutterstock-Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA–Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar setiap 2 Mei, tidak lepas dari peran besar Ki Hajar Dewantara.
Sosok yang dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional itu mampu menandai kemajuan dunia pendidikan di tanah air.
Berikut adalah biografi singkat Ki Hajar Dewantara beserta kutipan-kutipannya yang menginspirasi.
Ki Hajar Dewantara, yang lahir dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta, berasal dari keluarga bangsawan Pakualaman. Ia mengenyam pendidikan di ELS (Europeesche Lagere School) dan sempat belajar di STOVIA, namun tidak menyelesaikannya karena alasan kesehatan.
Kariernya dimulai di dunia jurnalistik dengan menulis di berbagai surat kabar seperti De Expres dan Oetoesan Hindia. Tulisan-tulisannya tajam dalam mengkritik penjajahan, namun tetap halus dan komunikatif.
Kepeduliannya pada pendidikan mendorongnya mendirikan Perguruan Taman Siswa pada 1922, sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem pendidikan kolonial dan demi mencerdaskan rakyat bumiputra.
Sosok yang sederhana ini dikenal dekat dengan rakyat dan memperjuangkan kesetaraan lewat jalur pendidikan dan kebudayaan lokal. Ia juga menentang Undang-Undang Sekolah Liar tahun 1932 yang membatasi pendidikan rakyat.
Atas jasanya, ia diangkat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 1950, menerima gelar doktor honoris causa dari UGM, dan dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional pada 1959.
Ki Hajar Dewantara wafat pada 26 April 1959 dan dimakamkan di Taman Siswa Wijaya Brata, Yogyakarta. Warisannya dalam dunia pendidikan tetap hidup hingga kini, menjadikannya sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia.
Berikut adalah pesan-pesan Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 28.478 siswa baru Sekolah Rakyat mendapat pembekalan literasi digital dan etika bermedia sosial selama MPLS 2026.
Regrouping SD di Gunungkidul berlanjut setelah lima sekolah digabung. Disdik masih mengkaji sekolah lain menyusul banyaknya SD yang kekurangan murid.
DKPP Bantul mengandalkan lebih dari 4.000 pompa irigasi dan tambahan 160 unit pompa untuk menjaga pasokan air sawah selama musim kemarau 2026.
LPSK menolak permohonan justice collaborator Sony Sonjaya karena dinilai tidak memenuhi syarat, termasuk diduga sebagai pelaku utama kasus MBG.
Efisiensi anggaran membuat pendampingan IKM Kulonprogo turun drastis pada 2026. DisperinkopUKM kini mencari dukungan pembiayaan di luar APBD.
Investor mulai menggarap bioskop di Wates dengan memanfaatkan eks Bioskop Mandala. Proses perizinan berjalan dan operasional ditargetkan akhir 2026.