Jadwal Terbaru DAMRI YIA-Jogja Jumat 2 Oktober 2026
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
Film berjudul Our Son resmi mulai diproduksi dengan seluruhnya mengambil latar di Jogja. Film yang juga terinspirasi dari kehidupan keluarga di Jogja. Menariknya naskah film ini telah melalui proses panjang di laboratorium perfilman internasional hingga menghasilkan skenario cerita yang unik, menarik serta berbobot. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Film berjudul Our Son resmi mulai diproduksi dengan seluruhnya mengambil latar di Jogja. Film yang juga terinspirasi dari kehidupan keluarga di Jogja. Menariknya naskah film ini telah melalui proses panjang di laboratorium perfilman internasional hingga menghasilkan skenario cerita yang unik, menarik serta berbobot.
Film ini pernah di bawa ke Busan Asian Film School (AFiS) perjalanan naskah ‘Our Son’ berlanjut ke Jogja Future Project Jogja-NETPAC Asian Film Festival di tahun yang sama. Selanjutnya 2021 mendapat dukungan untuk pengembangan naskah di Locarno Open Doors Hub di Locarno Film Festival, Swiss. Setahun kemudian mengikuti workshop produksi untuk produser film Eropa dan Asia di Ties That Bind 2022, serta JFW Producers Lab di Jakarta Film Week 2023.
BACA JUGA : Merespons Isu Terkini, Galaksi Unisa Jogja Tampilkan Sembilan Film Karya Mahasiswa
"Saat ini kami akan memulai syuting film ini dua hari lagi tempatnya di Jogja semua," kata Produser, Iqbal Hamdan, Selasa (11/2/2025).
Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor ternama di dunia perfilman Indonesia, seperti Ariyo Wahab, Raihaanun, Della Dartyan, Iedil Dzuhrie Alaudin dan pemeran cilik Farrell Rafisqy. Merupakan film drama rumah tangga bercerita tentang dua pasangan suami istri belum dikaruniai anak dan menghadapi berbagai tekanan sosial.
Ketika salah satu pasangan akhirnya memiliki anak, mereka berbagi peran dalam pengasuhannya hingga kemudian terjebak dalam situasi yang rumit. "Film ini memang terinspirasi dari pengamatan interaksi yang terjadi pada keluarga di Jogja, lingkungan tempat saya tumbuh," kata sutradara film, Luhki.
Kedalaman latar belakang budaya dan perpaduan nilai tradisional dan modern masyarakat Jogja turut menjadi alasan menarik keseluruhan proses produksi dilakukan di Jogja. Di sisi lain film ini juga bentuk apresiasi terhadap perempuan, terutama sosok ibu yang merupakan kunci keberlangsungan suatu keluarga.
BACA JUGA : Usung Tema Metanoia, Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) ke-19 Resmi Dibuka
"Saya tertarik ketika membaca naskahnya sehingga saya menerima sebagai pemeran, seniman kayu yang hasilnya hari itu untuk dimakan hari itu juga," kata aktor Ariyo Wahab.
Hal yang sama juga disampaikan Raihaanun, menurutnya skenario film tersebut sangat dalam sehingga ia tertarik untuk memerankannya. "Garis besar ceritanya saya senang, karena kebetulan sudah lama tidak ada film di Indonesia yang alur ceritanya kompleks seperti ini. Saya easy going aja ketika diminta menjadi perempuan metropolitan di film ini," ucap Raihaanun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga mewaspadai kebakaran di permukiman padat, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.