Advertisement

Metzdub Rilis Prachodayat, Lagu Personal tentang Perjalanan Penemuan Diri

Galih Eko Kurniawan
Minggu, 02 Februari 2025 - 13:07 WIB
Galih Eko Kurniawan
Metzdub Rilis Prachodayat, Lagu Personal tentang Perjalanan Penemuan Diri Metzdub

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Dibuka dengan suara khas Elda Suryani, vokalis Stars and Rabbit, disertai raungan sirene mobil polisi yang direkam di jalanan Jogja, komposisi lagu Prachodayat kini sudah hadir menghiasi platform musik digital maupun video klip di Youtube.

Prachodayat merupakan single solo resmi pertama seniman sekaligus produser musik elektronik asal Jogja, Memet alias Metzdub.

Advertisement

Bagi pemusik elektronik itu, Prochadayat merupakan lagu yang personal sebagai penanda perubahan signifikan dirinya serta menunjukkan evolusi musikal maupun pribadi Metzdub.

“Lagu ini menceritakan perjalanan penemuan diri dan transformasi spirittual seorang Metzdub. Kondisi ketika seseorang mencapai pemahaman mendalam tentang realitas hidup setelah melewati perjalanan kelam terlebih dulu,” ungkapnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Minggu (2/2/2025).

Metzdub, yang punya grup musik Dubyouth bersama Heru Shaggydog, mengaku terinspirasi dari mantra Gayatri kuno, Prachodayat mengajak pendengar untuk merenungkan makna hidup yang sesungguhnya.

Mantra Gayatri yang dilantunkan oleh Elda memiliki makna yang sangat mendalam, menghubungkan manusia dengan energi kosmik yang melampaui batasan ruang dan waktu. Ia menyimbolkan pemurnian kesadaran, pencarian kebijaksanaan, serta petunjuk untuk mencapai pencerahan spiritual.

"Mantra Gayatri beresonansi dengan saya karena berbicara tentang naik turunnya kehidupan. Ini tentang menemukan cahaya dalam kegelapan dan menghargai hal-hal baik, bahkan ketika keadaan sulit. Pesan ini benar-benar terhubung dengan saya yang berada dalam hidup saat ini,” tuturnya.

Uniknya, di paruh akhir lagu, mantra ini juga turut dilantunkan oleh anak-anak dari sahabat Metzdub untuk menambah dimensi baru pada makna lagu ini. Mantra Gayatri, dalam konteks ini, berfungsi sebagai alat untuk mendidik anak secara spiritual dan emosional, menanamkan nilai-nilai kebaikan, dan memberi mereka bimbingan moral yang bisa mereka bawa seumur hidup.

Tak cuma soal perjalanan pribadinya, Metzdub menghadirkan Prachodayat untuk menunjukkan keeratannya dengan Jogja. “Jogja merjupakan tempat saya menemukan diri sendiri. Di sinilah saya terhubung dengan musikus dan seniman lain serta tempat saya benar-benar mulai mengeksplorasi kreativitas,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

Korban Luka di UEA Tembus 217, WN Rusia Ikut Terdampak

News
| Minggu, 05 April 2026, 04:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement