Sabet 8 Medali Kejurnas, 5 Atlet Anggar Sleman Siap ke Pentas Asia
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Metzdub
Harianjogja.com, JOGJA—Dibuka dengan suara khas Elda Suryani, vokalis Stars and Rabbit, disertai raungan sirene mobil polisi yang direkam di jalanan Jogja, komposisi lagu Prachodayat kini sudah hadir menghiasi platform musik digital maupun video klip di Youtube.
Prachodayat merupakan single solo resmi pertama seniman sekaligus produser musik elektronik asal Jogja, Memet alias Metzdub.
Bagi pemusik elektronik itu, Prochadayat merupakan lagu yang personal sebagai penanda perubahan signifikan dirinya serta menunjukkan evolusi musikal maupun pribadi Metzdub.
“Lagu ini menceritakan perjalanan penemuan diri dan transformasi spirittual seorang Metzdub. Kondisi ketika seseorang mencapai pemahaman mendalam tentang realitas hidup setelah melewati perjalanan kelam terlebih dulu,” ungkapnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Minggu (2/2/2025).
Metzdub, yang punya grup musik Dubyouth bersama Heru Shaggydog, mengaku terinspirasi dari mantra Gayatri kuno, Prachodayat mengajak pendengar untuk merenungkan makna hidup yang sesungguhnya.
Mantra Gayatri yang dilantunkan oleh Elda memiliki makna yang sangat mendalam, menghubungkan manusia dengan energi kosmik yang melampaui batasan ruang dan waktu. Ia menyimbolkan pemurnian kesadaran, pencarian kebijaksanaan, serta petunjuk untuk mencapai pencerahan spiritual.
"Mantra Gayatri beresonansi dengan saya karena berbicara tentang naik turunnya kehidupan. Ini tentang menemukan cahaya dalam kegelapan dan menghargai hal-hal baik, bahkan ketika keadaan sulit. Pesan ini benar-benar terhubung dengan saya yang berada dalam hidup saat ini,” tuturnya.
Uniknya, di paruh akhir lagu, mantra ini juga turut dilantunkan oleh anak-anak dari sahabat Metzdub untuk menambah dimensi baru pada makna lagu ini. Mantra Gayatri, dalam konteks ini, berfungsi sebagai alat untuk mendidik anak secara spiritual dan emosional, menanamkan nilai-nilai kebaikan, dan memberi mereka bimbingan moral yang bisa mereka bawa seumur hidup.
Tak cuma soal perjalanan pribadinya, Metzdub menghadirkan Prachodayat untuk menunjukkan keeratannya dengan Jogja. “Jogja merjupakan tempat saya menemukan diri sendiri. Di sinilah saya terhubung dengan musikus dan seniman lain serta tempat saya benar-benar mulai mengeksplorasi kreativitas,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.