Prabowo Kirim Tim Pelajari Strategi Hapus Kelaparan di Empat Negara
Presiden Prabowo memerintahkan pengiriman tim ke India, Brasil, Tiongkok, dan Vietnam untuk mempelajari strategi penghapusan kelaparan.
Foto ilustrasi. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Terlalu sering mengonsumsi jenis makanan all you can eat (makan sepuasnya) bisa berisiko menimbulkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hal ini diungkapkan Ahli penyakit dokter Muhammad Pranandi.
Sebab, kata Nandi dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis (30/1/2025), daging merah yang merupakan menu "all you can eat" mengandung lemak jenuh yang tinggi.
Selain itu, daging tersebut umumnya dibumbui dengan kandungan garam yang tinggi. Kebiasaan yang dianggap wajar oleh banyak orang tapi sebenarnya tidak sehat itu.
Salah satunya sering makan all you can eat atau makan-makan yang mengandung tinggi garam, tinggi kolesterol. "Itu memicu terjadinya hipertensi," katanya, Kamis.
Meski tidak mengonsumsi makanan all you can eat setiap hari, kata Nandi, namun bagi beberapa orang yang memiliki bakat metabolisme kolesterol yang buruk dan memiliki hipertensi, dengan mengonsumsi sedikit daging saja, maka hal tersebut bisa menyebabkan meningkatnya kolesterol.
Beda halnya sama orang yang metabolisme kolesterolnya bagus. "Sudah makan daging berkali-kali tapi kolesterol tetap normal," katanya.
BACA JUGA: Libur Panjang Okupansi Hotel Kulonprogo 100%, Desa Wisata Glagah Banyak Turisnya
Mungkin orang tersebut mengimbangi dengan olahraga yang teratur. Poinnya adalah kurangi konsumsi daging-daging dalam jumlah banyak. "Boleh konsumsi daging, namun dalam jumlah yang wajar," kata Nandi.
Karena itu, Nandi mengatakan bahwa masyarakat pun perlu mendapatkan edukasi terkait batas tekanan darah yang normal. Dengan demikian, masyarakat diharapkan lebih memahami dan dapat mengontrol gaya hidupnya dengan baik.
Selain itu, Nandi mengimbau agar sebaiknya masyarakat sejak awal dapat mengendalikan makanan dan minuman yang dikonsumsi serta rutin berolahraga.
Sebab, kata Nandi, meskipun tidak memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga, namun pola makan yang sangat buruk dan aktivitas fisik yang tidak baik dapat mengakibatkan seseorang mengidap hipertensi.
Untuk usia dewasa di atas 18 tahun, tekanan darah di atas 140 persen sudah termasuk hipertensi atau tekanan darah tinggi. Sehingga apabila mengalami kondisi tersebut, masyarakat sebaiknya lebih berhati-hati dengan apa yang dikonsumsi dan aktivitas fisik yang dikerjakan.
“Kalau habis makan terus tiduran otomatis nanti akan terjadi proses peningkatan tekanan darah itu. Mungkin nggak akan langsung muncul, tapi beberapa tahun kemudian baru muncul tekanan darahnya mencapai 160," kata dokter spesialis penyakit dalam di RS Pondok Indah-Puri Indah itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo memerintahkan pengiriman tim ke India, Brasil, Tiongkok, dan Vietnam untuk mempelajari strategi penghapusan kelaparan.
Polri menangkap buronan Interpol asal Palestina Abdul Karim Raed Miqdad di Indonesia. Ia diketahui membawa tiga paspor, dua di antaranya diduga palsu.
PT Danantara Sumber Daya Alam bersiap mengimplementasikan pengelolaan ekspor SDA satu pintu pada 1 September 2026 untuk memperkuat pengawasan ekspor.
KPK mempersilakan Menteri PU Dody Hanggodo memberikan klarifikasi terkait polemik surat perjalanan dinas ke Amerika Serikat untuk menghindari simpang siur infor
BPBD Kabupaten Temanggung menerima permohonan bantuan air bersih dari lima dusun di Desa Gentan dan segera melakukan asesmen lapangan.
Menteri PU Dody Hanggodo membantah terlibat dugaan doxing terhadap dosen UGM Nabiyla Risfa Izzati dan menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik.