Eko Suwanto Desak Pemda DIY Tingkatkan Anggaran Pelatihan & Simulasi Mitigasi Bencana
Eko Suwanto Sebut DIY Punya Gunung Merapi & Sesar Opak, Desak Pemda DIY Serius Tingkatkan Anggaran Penanggulangan Bencana
Ilustrasi./Freepik
INDRAMAYU—Bukan tanpa alasan jika Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Indramayu (idiindramayu.org) membagikan edukasi soal gangguan pankreas.
Pankreas merupakan salah satu organ tubuh yang berfungsi vital bagi tubuh. Salah satunya menghasilkan insulin untuk mengatur glukosa (gula darah). Tak hanya itu, pankreas juga menghasilkan enzim yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi dengan baik.
Dari pentingnya fungsi pankreas ini, penting bagi kita untuk mengenali gejala pankreas mengalami gangguan.
IDI Indramayu mengungkapkan ada dua gejala pankreas mengalami gangguan:
1. Gejala Pankreatitis Akut
Pankreatitis akut ini memiliki beberapa gejala yang bakal timbul seperti yang disebutkan sebagai berikut:
- Perut bagian atas mengalami nyeri hingga menyebar ke area punggung. Untuk intensitas nyerinya ada yang sedang hingga parah.
- Rasa sakit tiba-tiba datang
- Mual dan muntah
- Rasa nyeri bakal terasa buruk saat makan
- Demam
- Perut bengkak dan nyeri saat ditekan.
2. Gejala Pankreatitis Kronis
Gejala yang timbul pada pankreatitis akut dengan pankreatitis kronis hampir sama. Berikut ini gejala pankreatitis kronis:
- Mengalami penurunan berat badan yang tidak diketahui sebabnya
- Saat diare keluar busa dan adanya tetesan minyak
- Rasa sakit yang menyebar ke bagian panggung.
Bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak mengenai informasi kesehatan serta program kegiatan idiindramayu.org kunjungi laman resmi mereka di https://idiidnramayu.org.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Eko Suwanto Sebut DIY Punya Gunung Merapi & Sesar Opak, Desak Pemda DIY Serius Tingkatkan Anggaran Penanggulangan Bencana
Korban longsor salju di Gunung Mizhirgi, Rusia, bertambah menjadi 13 orang. Empat pendaki masih hilang dalam pencarian di Ngarai Bezengi.
Presiden Prabowo melepas 430 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga untuk berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.
Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam mendorong hilirisasi riset melalui keikutsertaan dalam Pameran Inovasi Perguruan Tinggi
Pernikahan di Bantul menurun. Standar media sosial, karier, pendidikan, dan ekonomi membuat anak muda memilih menunda pernikahan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo bersama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Kampus Wates terus memperluas kolaborasi dalam berbagai bidang.