Advertisement
Cerita Artis Horor Kemah Terlarang: Syuting di Hutan Wanagama Sempat Dihentikan Akibat Banyak Kesurupan
Film horor Kemah Terlarang yang diambil dari kisah nyata kesurupan massal di Jogja akan tayang di Bioskop pada 10 Oktober 2024. Para pemeran film berbagi cerita sejumlah kejadian aneh sat menjalani syuting di Hutan Wanagama Jogja. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Film horor Kemah Terlarang yang diambil dari kisah nyata kesurupan massal di Jogja akan tayang di Bioskop pada 10 Oktober 2024. Para pemeran film berbagi cerita sejumlah kejadian aneh sat menjalani syuting di Hutan Wanagama Jogja.
Film ini diperan oleh Callista Arum sebagai Rini, Nayla D. Purnama sebagai Nayla, Fatih Unru sebagai Miko, Landung Simatupang sebagai Mbah Sonto, Nihna Fitria sebagai Roro Putri, Derby Romero sebagai Heru, Zenia Zein sebagai Lidya, Azela Putri sebagai Fena, Callista Mercy sebagai Kiki, M. Iqbal Sulaiman sebagai Chandra dan Dimas Juju sebagai Mahda.
Advertisement
BACA JUGA : Film Home Sweet Loan, Drama Keluarga Generasi Masa Kini yang Terjerat Kesulitan Hidup
Derby Romero mengakui banyak kejadian aneh dalam proses syuting yang digelar di Hutan Wanagama Jogja. Salah satunya kejadian kesurupan yang sering terjadi. Bahkan ia sendiri pernah menimpa kejadian aneh tersebut.
Ia mengaku awalnya tidak percaya dengan peristiwa semacam itu. Akan tetapi ketika memasuki tenda lokasi syuting ia merasakan hawa yang berbeda, bahkan mengalami sesak nafas dan kemudian kesurupan. Tak hanya itu, adegan syuting sempat dihentikan karena ada pula yang pemeran yang kesurupan lebih dari satu orang.
"Banyak sih kejadian aneh, seperti kesurupan beneran. Salah satunya kita lagi syuting adegan kesurupan massal, ramai-ramai, tiba-tiba ada yang kesurupan beneran. Jadi syuting dihentikan sementara karena yang kesurupan enggak cuma satu. Kalau saya merasakan itu hampir setiap hari ada kejadian aneh," katanya kepada wartawan di sela-sela bertemu dengan penonton di XXI, Sabtu (6/10/2024).
Landung Simatupang mengapresiasi keterlibatan para pemain muda terutama gen z karena memiliki dedikasi yang tinggi dalam menghasilkan film. Selain itu hasil adegan dari film tersebut mampu menghapus stigma bahwa generasi Z yang seenaknya tidak memiliki perhatian.
BACA JUGA : Ngobrol Bareng Steve Jaggi, Produser Australia yang Tertarik Bikin Film di Jogja
"Mereka sangat luar biasa, kerja samanya luar bisa. Derby Romero ini di lokasi syuting selain sebagai pemeran dia bisa kakak bagi adik-adiknya, dia bisa menghibur ketika sedang lelah, karena proses syuting ini sangat melelahkan tidak hanya fisik tetapi juga mental," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Larangan Parkir Bus Senopati Picu Keresahan Juru Parkir
Advertisement
Advertisement









